Penyerangan Acara Pernikahan di Solo

5 Fakta Kasus Oknum Ormas Bubarkan Acara di Pasar Kliwon, Kapolresta Solo Sampai Kena Pukul

Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Adis Dani Garta menyampaikan kejadian terjadi Sabtu (8/8/2020) menjelang salat Maghrib atau sekira pukul 17.30 WIB.

Tayang:
istimewa
Suasana acara keluarga di Pasar Kliwon yang dibubarkan sekelompok orang, Sabtu (8/8/2020) 

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah H Sholahuddin Aly atau Gus Sholah menyampaikan itu sebagi bentuk main hakim sendiri.

“Kami mengecam tindakan brutal dan main hakim sendiri oleh sekelompok orang di Solo,” tegas Gus Sholah, Minggu (9/8/2020).

Menurut Gus Sholah, segala persoalan mestinya diselesaikan melalui jalur hukum yang ada.

Itu mengingat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan Negara hukum.

Oleh karenanya, GP Ansor mendesak pihak kepolisian untuk menindak tegas siapapun yang terlibat dalam aksi penyerangan itu.

Itu demi menjaga kepercayaan publik pada aparat penegak hukum.

“Kami mendesak kepolisian menindak tegas para perusuh itu," kata dia.

"Kami juga mendorong aparat menjamin rasa aman pada siapapun warga Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan adat yang tidak melanggar norma yang berlaku,” tegasnya.

Terpisah, Ketua PC GP Ansor Kota Solo, Arif Sarifudin menambahkan, pihaknya prihatin dengan aksi anarkisme yang terjadi di Mertodranan itu.

“Kami mengecam tindakan anarkis ini," ucap dia.

"Kita mendorong aparat kepolisian untuk segera menindak tegas pelakunya,” tambahnya.

Arif berharap masyarakat untuk tidak terpancing dengan provokasi yang diberikan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Kita jaga Kota Solo agar tetap aman dan kondusif, terlebih menjelang Pilkada 2020,” ucapnya.

 

5. Update Kondisi 3 Korban Penyerangan

Ketiganya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kustati sebelum akhirnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Indriarti Solo Baru.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Andy Rifai menyebutkan kondisi mereka saat ini telah membaik.

"Kondisi korban saat ini sudah membaik, dan telah menjalani rawat jalan," ujar Andy, Minggu (9/8/2020).

Andy mengatakan rumah yang menjadi lokasi kejadian saat ini masih dijaga sejumlah personel kepolisian.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved