Penyerangan Acara Pernikahan di Solo
Geger Soal Penyerangan Oknum Ormas di Pasar Kliwon Solo, Begini Respons Gubernur Ganjar Pranowo
Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Adis Dani Garta menyampaikan sebanyak tiga orang mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Hanang Yuwono
Permintaan dikabulkan dan sanak keluarga yang memarkirkan mobil di luar kemudian keluar dan bergegas melajukan mobil.
"Mereka hanya mendapatkan intimidasi verbal dan tidak sampai kejadian fisik," ungkap dia.
Massa kemudian mencoba mendekati sanak saudara saat mobil CRV dari dalam rumah keluar.
• Mencekam Penyerangan di Pasar Kliwon Solo, Hussein Dihantam Batu dan Umar Assegaf Diinjak Kepalanya
Respons Ganjar Pranowo
Menanggapi kejadian ini Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ikut buka suara.
Dilansir dari tayangan Youtube Kompas TV, Ganjar mengajak masyarakat untuk membangun segala perbedaan di Solo.
"Kita bisa menceritakan kejadian masa lalu soal kebersamaan untuk bisa mencegah hal ini terulang lagi, komunikasi dan relasi sosial coba kita bangun di Solo." ujar Ganjar.
Ganjar menjelaskan hal ini agar masyarakat bisa bersatu diantara perbedaan suku, agama, golongan, partai politik hingga perbedaan nasib.
"Di Solo itu sebenarnya banyak keindahan yang bisa kita tonton, maka itu yang perlu kita jaga, jangan yang seram saja yang ditampilkan" jelasnya.
Ganjar meyakini jika ini merupakan hal yang tidak mudah namun yakin bisa dilakukan.
"Kalau di Solo ada istilah 'Ayo ning wedangan' sambil minum di angkringan orang bisa mengobrol, suasana kebersamaan ini yang perlu ditingkatkan di masyarakat" ujar Ganjar.
Ganjar menjelaskan kegiatan inilah yang bisa dilakukan untuk merawat ke Indonesiaan di masyarakat.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gubernur-jawa-tengah-ganjar-pranowo-a.jpg)