Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Alternatif Wisata Klaten: Kampung Kuliner di Jetak Kidul Karanganom, 37 Penjual dengan Menu Berbeda

"Berawal dari keinginan membuka kedai kopi, tapi lahan yang kita dapat cukup besar, akhirnya saya punya ide untuk membuka kampung kuliner disini,"

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ilham Oktafian
Tribunsolo.com/Mardon Widiyanto
Suasana Kampung Kuliner, di Jalan Kopral Sayom 27, Jetak Kidul, Karanganom, Klaten Utara, Klaten, Jum'at (14/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Salah satu kampung kuliner di Karanganom, Klaten ini barangkali bisa jadi tujuan wisata alternatif.

Kampung kuliner tersebut berlokasi di Jalan Kopral Sayom 27, Jetak Kidul, Karanganom, Klaten Utara, Klaten.

Managemen Kampung Kuliner, Robertus Kurnia Novianto menuturkan asal muasal dibukanya wisata alternatif belakangan ini tersebut.

"Berawal dari keinginan membuka kedai kopi, tapi lahan yang kita dapat cukup besar, akhirnya saya punya ide untuk membuka kampung kuliner disini," ungkap Robert pada TribunSolo.com, Minggu (16/8/2020).

Saat ini, kampung kuliner yang baru diresmikan beberapa hari yang lalu, telah menyediakan tempat untuk 37 penjual dengan 37 menu yang berbeda.

"Dari 37 penjual yang kita dapat, sekitar 30 persennya merupakan penjual baru, misal yang baru dirumahkan oleh perusahaannya, orang yang baru memulai berjualannya," ujar Robert.

Robert mengaku berkomitmen dalam membuka kampung kuliner ini, ia menyeleksi dengan per menu.

Ketika Pemilik Kuliner di Mall Putar Otak Agar Ada Pemasukan, Manajeman Mall Ini Terapkan Drive Thru

5 Fakta Kedai Viral di Solo Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya, Simak Kisah di Baliknya

Masih Ingat Hada Hiroshi, Pria Jepang Viral Jual Takoyaki di Solo? Kini Buka Kedai Baru di Dekat UNS

Sehingga, ia menolak jika menu yang di tawarkan ke pihaknya sudah ada dalam daftar sebelumnya.

"Kami melakukan seperti ini karena konsep kami berharap, kalau bisa menu-menu tidak betabrakan," kata Robert.

Lebih lanjut, Robert mengaku senang bisa membuat kampung kuliner ini.

Ia berharap kampung kuliner yang dirancang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama saat ini masih pandemi.

"Berawal dari keinginan kami membuka kedai kopi, namun saat ini kita menjadi fasilitator 37 tenant, kami berharap kampung kuliner ini tetap terus berjalan karena kampung kuliner ini sudah menumbuhkan tingkat perekonomian masyarakat Klaten," tutur Robert.

Kampung kuliner Klaten ini dibuka mulai pukul 08.00 WIB sampai 22.00 WIB.

Dalam pelaksanaannnya, pengelola tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti dicek suhu badan, cuci tangan pakai sabun dan wajib masker di lokasi tersebut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved