Berita Klaten Terbaru
Bertahan dari Jeratan Pandemi, Warga Satu RT di Klaten Buat Badan Angkringan Bersama
Semua makanan yang ditawarkan disana berasal warga RT 01 sendiri, dan hasilnya untuk seluruh warga RT 01 sendiri.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pandemi membuat warga di Kabupaten Klaten memutar otak untuk menciptakan peluang.
Ya, adalah pengurus RT 01, RW 13, Kampung Gunungan Baru, Kelurahan Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara yang mendirikan Badan Usaha Milik RT (BUM RT) dalam bentuk usaha Angkringan Siji.
Semua makanan yang ditawarkan di sana berasal warga RT 01 sendiri.
Begitu yang diungkapkan Suminto Ketua RT 01 saat ditemui TribunSolo.com di lokasi Angkringan Siji.
"Kami bersama warga sepakat membuat sebuah Badan Usaha Milik RT dalam bentuk sebuah angkringan dan semua makanan yang suguhkan berasal dari warga kami sendiri," ungka Suminto kepada TribunSolo.com, Rabu (19/8/2020).
• Usia Sudah Kepala 4, Chef Marinka Akhirnya Kenalkan Calon Suami dan Bagikan Potret Prewedding
• Ada Dua Pembunuhan Dalam Sehari di Wamena, Polisi Lakukan Pengejaran Pelaku
Suminto mengaku pihaknya sudah membangun BUM RT sejak Mei 2020 saat pandemi berlangsung.
Ia mengklaim usaha angkringan menjadi yang pertama di Klaten RT yang memiliki BUM RT.
Lebih lanjut, Suminto mengatakan pihaknya mendirikan BUM RT ini bertujuan untuk memperdayakan masyarakat di RT 01 yang sempat jatuh karena efek pandemi.
"Jadi usaha angkringan ini sudah berjalan selama dua bulan lamanya, dan awalnya untuk meningkatkan perekonomian warga kami yang sempat lesu karena efek Covid-19," aku Suminto.
Suminto mengatakan modal awal diambilkan dari kas RT sebesar Rp 3,7 juta.
Dana tersebut dipergunakan membuat gerobak hingga membeli berbagai peralatan.
"Kami membangun ini bersama seluruh warga RT 01, secara gotong royong, untuk modal awal, kami ambil dari kas RT," kata dia.
Suminto menjelaskan, dalam satu harinya ada 50 pengunjung yang datang ke angkringan Siji tersebut.
Mereka memesan berbagai macam menu yang ditawarkan, terutama minuman khasnya berupa wedang tape.
• Cemburu Foto Istri Diedit Bersanding dengan Orang Lain, Pria di Ponorogo Bacok Tetangga
• Anak-anaknya Ingin Punya Rumah yang Besar dan Halaman yang Luas, Zaskia Mecca Beri Jawaban Bijak
Disamping itu, semenjak bergulirnya unit usaha menjadikan pemasukan bagi kas RT sebesar Rp 40 ribu setiap harinya.
Dalam waktu satu bulan bisa memberikan pemasukan bagi kas RT sekitar Rp 1,2 juta sehingga sampai saat ini sudah terkumpul Rp 2,4 juta.
Mereka menargetkan pada bulan ketiga sudah balik modal, sehingga pemasukan untuk kas RT terus mengalami peningkatan.
“Tentunya dengan kehadiran BUM RT dengan unit usaha angkringan ini menjadikan warga RT 01 semakin mandiri, terutama dalam memenuhi berbagai kebutuhan di tingkat RT, jadi tidak terlalu mengharapkan sumbangan kalau ada apa-apa,” jelasnya.
Angkringan yang buka mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB di tengah kampung.
• Geger Video Anjing Dikubur Hidup-hidup karena Dikira Leak, Polisi Ungkap Ternyata Anjing Peliharaan
• Daftar Mobil Bekas Hatchback Harga Mulai Rp 50 Jutaan, Bisa Dapat Ford Fiesta hingga Datsun Go
Warga dilibatkan dalam pengelolaan angkringan.
Mulai dari yang menjaga angkringan sampai penyediaan berbagai menunya.
Mulai nasi belut, nasi ayam, nasi langgi, wedang tape, wedang jahe hingga aneka gorengan juga buatan warga.
“Ada 30 orang di RT 01 tetapi untuk pembuatan menunya kita bagi sehingga bervariasi, harganya mulai dari Rp 1.000 untuk gorengannya dan nasi bungkus sekitar Rp 2.500 per bungkus, untuk minumannya sekitar Rp 3.000-Rp 4.000 per gelas, jadi tidak ada warga yang menganggur,” jelas Suminto.
Sementara itu, salah satu warga setempat, Yadi Supardi (59) mengapresiasi dengan muncul BUM RT di sekitar tempat tinggalnya.
Ia menambahkan kegiatan selain menambah pundi-pundi uang tambahan, juga bisa mempererat antar warga.
"Selain ada pemasukan untuk kas RT, dapat memperat kerukunan warga di RT kami," singkat Yadi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/situasi-angkringan-siji-yang-dikelola-bum-rt-01-rw-13-gunungan-baru.jpg)