Breaking News:

Solo KLB Corona

RSUD Moewardi Solo Siapkan Dua Bangsal Tambahan Antisipasi Lonjakan Covid-19

"Kita tetap mempersiapkan kemungkinan ruang lain untuk kita buka menghadapi outbreak di Solo," terang Eko kepada TribunSolo.com, Sabtu (12/9/2020).

TribunSolo.com/Ryantono Puji
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat meninjau ruang isolasi di RSUD dr Moewardi Solo, Rabu (4/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dua bangsal Covid-19 tambahan tengah disiapkan RSUD Dr Moewardi Solo.

Itu dilakukan guna mengantisipasi lonjakan atau outbreak Covid-19 menyusul kasus pandemi tersebut terus bertambah.

Terlebih, jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Soloraya terus merangkak tiap harinya.

Pria Meninggal Saat Perbaiki Atap Rumah, Warga Kaget Lihat Tubuh Korban Terlentang di Atas Genteng 

Tambah Lagi, Total 114 Dokter Gugur Akibat  Covid-19

Jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Kota Solo, misalnya telah menyentuh angka 520 kasus.

Rinciannya, 377 sembuh, 90 isolasi mandiri, 31 perawatan, dan 22 meninggal dunia.

Kasubbag Hukum dan Humas RSUD Dr Moewardi Kota Solo, Eko Haryati menyampaikan ruang Mawar 2 dan 3 telah disiapkan bila kondisi itu terjadi.

"Kita tetap mempersiapkan kemungkinan ruang lain untuk kita buka menghadapi outbreak di Solo," terang Eko kepada TribunSolo.com, Sabtu (12/9/2020).

"Bila terjadi outbreak bisa meluas ke ruang Mawar 2 dan 3 dengan kapasitas kurang lebih 80," tambahnya.

Disamping itu, sebanyak 80 persen dari total kapasitas bangsal Covid-19 di RSUD Dr Moewardi yang disiapkan telah dipakai.

Setidaknya ada dua ruang yang kini dipakai, yakni ruang Anggrek 1 dan Melati 1.

"Ruang Anggrek 1 dan Melati 1 kami gunakan untuk merawat Covid-19 dengan kapasitas total 108 orang," tutur Eko.

"Kurang lebih 80 persen dari total itu sudah digunakan," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved