Virus Corona

Klaster Keluarga Meningkat, Perlukah Pakai Masker di Dalam Rumah? Begini Penjelasannya

Di Solo sebelumnya dikabarkan kasus klaster keluarga terjadi di Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari.

Tayang:
TribunSolo.com/Adi Surya
ILUSTRASI : Warga tengah menjalani swab test untuk memastikan terpapar Corona atau tidak di halaman Balai Kota Solo, Sabtu (18/7/2020). 

Sementara itu, menurut Firdza Radiany, Analis dan Penulis @pandemictalks, terdapat beberapa hal yang meningkatkan potensi klaster keluarga diantaranya.

1. Membiarkan anak bermain dengan teman di lingkungan tanpa memperhatikan protokol kesehatan.

2. Kegiatan kumpul warga seperti arisan, rapat warga, dll.

3. Kemudian jalan-jalan atau piknik keluarga ke tempat yang ramai.

Untuk pencegahannya Firzha membagi menjadi 3 hal yang perlu diperhatikan di dalam keluarga.

1. Ventilasi di Rumah.

Ia menjelaskan untuk selalu membuka jendela dan pintu agar udara segar mengalir.

Selain itu hindari ruangan yang tertutup terutama ada keluarga yang rentan dan juga ada yang sering keluar rumah.

2. Durasi.

Hal lain yang penting dilakukan adalah mengurangi interaksi antara keluarga yang rentan dengan orang yang harus bekerja di luar rumah, sebisa mungkin sediakan ruangan khusus.

 Buntut Calon Wakil Bupati Klaten Fajri Positif Covid-19, 5 Anggota Keluarga Ikut Terpapar Corona

3. Jarak.

Sebisa mungkin anggota keluarga yang bekerja di luar rumah untuk social distancing dengan anggota keluarga lainnya seperti balita dan lansia.

Sementara itu Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Prof. Dr. dr. Akmal Taher Sp. U (K) menambahkan untuk tetap selalu waspada meskipun tidak pergi kemana-mana.

"Walaupun tidak kemana-mana tapi kalau ada satu keluarga yang keluar rumah tetap saja punya risiko" jelasnya dalam tayangan Youtube BNPB Indonesia, (7/9/2020).

Dokter Akmal menegaskan soal arti dari karantina rumah yang terkadang salah persepsi.

"Ketika ada anggota keluarga berinteraksi dengan orang lain yang positif covid-19 maka harus karantina rumah, kalau karantina rumah mesti tinggal sendiri dan tidak interaksi dengan anggota keluarga lain" jelasnya.

"Jangan hanya menghindari orang dari luar saja ketika karantina rumah." Dokter Akmal menambahkan.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved