Breaking News:

Virus Corona

Klaster Keluarga Meningkat, Perlukah Pakai Masker di Dalam Rumah? Begini Penjelasannya

Di Solo sebelumnya dikabarkan kasus klaster keluarga terjadi di Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari.

TribunSolo.com/Adi Surya
ILUSTRASI : Warga tengah menjalani swab test untuk memastikan terpapar Corona atau tidak di halaman Balai Kota Solo, Sabtu (18/7/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Klaster keluarga dalam sebaran kasus Covid-19 terjadi di beberapa daerah.

Di Solo sebelumnya dikabarkan kasus klaster keluarga terjadi di Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari.

Pandemi Corona Belum Berakhir, Ribuan Warga China Terinfeksi Penyakit Brucellosis, Apa Itu?

Ketua Pelaksana Harian Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani menjelaskan ada 12 orang yang positif dari klaster keluarga ini.

"12 diantaranya satu keluarga. Hasil tracing atau kasus ikutan dari kasus yang dulu. 4 sisanya dari Kelurahan Bumi, Purwosari, dan Jagalan," ujarnya, (10/9/2020).

Keduabelas pasien terkonfirmasi positif Covid-19 kini telah menjalani isolasi mandiri di rumah.

Mereka merupakan hasil tracing terhadap 15 kontak erat dan dekat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya.

Itu merupakan klaster keluarga terbesar di Kota Solo sampai saat ini.

"12 itu isolasi mandiri. Dari wilayah sudah memfasilitasi ada anggota keluarga yang tidak positif kita fasilitasi di rumah lain. Kita pisah dengan yang positif," ujar Ahyani.

Terkait hal ini perlukah sesorang yang aktif beraktifitas keluar rumah menggunakan masker di rumah?

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Dr. dr. Agus Dwi Susanto SpP(K) menyarankan ketika seseorang yang beraktifitas di luar rumah untuk memastikan kebersihan sebelum masuk rumah.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved