Pesilat PSHT Dibacok di Kartasura
Pembacok Pendekar PSHT Belum Tertangkap, Kapolresta Solo Sebut Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Polresta Solo tengah menyelidiki kasus pembacokan pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polresta Solo tengah menyelidiki kasus pembacokan pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Disampaikan oleh Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak jika proses hukum masih terus berjalan.
Sebut Ade, Polda Jateng ikut turun tangan untuk menyelesaikan kasus yang terjadi di Kota Solo dan Sukoharjo.
"Penyidik masih melakukan penyelidikan terkait penganiayaan yang mengakibatkan 3 orang luka," kata Ade di sela-sela jumpa pers kasus Metrodanan di Mapolresta Solo, Senin (21/9/2020).
• Wali Kota Solo Rudy Nilai Balap Lari Hanya Cari Sensasi, Jika Nekat Akan Disanksi Bersihkan Sungai
• Kronologi Lengkap 10 Anggota PSHT Diserang di Kartasura Sukoharjo, Dilakukan saat Pagi Buta
"Kami dibantu Ditreskrim Polda Jateng sedang mengungkap kasus ini," tegasnya.
Ade pun menanggapi wacana massa PSHT yang bakal menggeruduk Kota Solo jika pembacokan tersebut tak segera menemui titik temu.
"Sudah jelas, kita mengimbau jika saat ini kita sedang dalam keadaam pendemi, segala yang menimbulkan kerumunan massa jelas kita hindari," aku dia.
"Itu sudah dilarang, baik Inpres maupun Perwali," tandasnya.
Lantaran hal tersebut, Ade meminta PSHT untuk mengurungkan niat datang ke Kota Solo lagi.
"Kami minta untuk mempercayakan pada pihak Polri, untuk temen temen bisa aktif untuk menahan diri," ujarnya.
"Mohon untuk meredam dan menahan diri untuk pengerahan massa," harap dia.
Detik-detik Penyerangan Terekam CCTV
Detik-detik aksi brutal penyerangan oleh sekelompok orang bercadar yang menyasar pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) terekam kamera CCTV milik warga sekitar.
Penyerangan itu terjadi di Jalan Sumpah Pemuda, Genengan, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Selasa (15/9/2020) sekira pukul 02.15 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/yang-menimpa-pesilat-psht-di-jalan-s.jpg)