Breaking News:

Cara Menonaktifkan BPJS Peserta yang Meninggal, Pihak Keluarga Bawa Persyaratan Berikut

Ada prosedur yang perlu dilakukan pihak keluarga bersangkutan untuk menonaktifkan status kepesertaan almarhum.

Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi Bempah
ILUSTRASI Petugas BPJS Kesehatan Kabupaten Bogor sedang melayani seorang warga yang sedang mengurus kartu BPJS Kesehatan, di kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/11/2017). 

TRIBUNSOLO.COM --  Bagaimana status kepesertaan BPJS Kesehatan orang yang meninggal?

Ketika seseorang telah meninggal dunia, artinya kepesertaannya dalam BPJS telah berakhir.

Hal ini berarti Kewajiban untuk membayar iuran BPJS pun sudah berhenti.

Cara Mengurus Uang Pensiun PNS yang Meninggal Dunia, Ahli Waris Persiapkan Dokumen Berikut

Cara Mengurus Kartu BPJS Kesehatan yang Hilang, Simak Langkahnya Bisa Secara Online dan Offline

Namun ada prosedur yang perlu dilakukan pihak keluarga bersangkutan untuk menonaktifkan status kepesertaan almarhum.

Keluarga almarhum harus melaporke kantor BPJS terdaftar untuk memperbaharui status keanggotaan.

Apabila keluarga yang ditinggalkan tidak memperbaharui status keanggotaan almarhum, maka pihak BPJS akan menganggap peserta tersebut tidak membayar.

Hal ini merugikan, karena dapat mengancam status kepesertaan anggota keluarga lainnya.

Berikut cara menonaktifkan status keanggotaan BPJS Kesehatan yang meninggal dunia:

Datang ke kantor BPJS Kesehatan dan membawa  persyaratan dokumen untuk prosedur penonaktifan.

  • Fotokopi surat keterangan kematian dari rumah sakit atau RT/RW setempat
  • Bukti pembayaran iuran terakhir
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Kartu BPJS Kesehatan peserta yang meninggal dunia
  • Kartu identitas peserta yang meninggal dunia
  • Setelah menyerahkan data-data di atas, maka petugas di kantor BPJS akan memperbaharui data kepesertaan.
  • Tak kalah penting, iuran di bulan terakhir sebelum peserta meninggal dunia harus dipastikan telah lunas.

Menonaktifkan BPJS diwakili anggota keluarga

Perlu diketahui, pembaharuan status kepesertaan BPJS seseorang yang telah meninggal dunia harus dilakukan oleh anggota keluarga dengan datang langsung ke kantor BPJS.

Tidak bisa diwakili oleh orang lain yang tidak ada hubungan keluarga, serta tidak bisa secara online.

Meninggal dunia adalah satu-satunya alasan yang membuat status BPJS Kesehatan seseorang menjadi non-aktif.

Selain alasan tersebut, tidak ada cara berhenti untuk menjadi anggota BPJS.

Hal ini merujuk pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2013, tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan bersifat wajib dan mencakup seluruh penduduk Indonesia.  (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved