Profil Danrem 074/Warastratama Kolonel Rano Tilaar : Kenyang Pengalaman di Daerah Konflik Indonesia
Penugasan wilayah konflik seperti di perbatasan Filipina-Indonesia, Ambon, Papua, dan masih banyak wilayah lainnya.
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rano Tilaar menjadi sosok penting yang mengamankan kampung halaman Presiden Joko Widodo di Kota Solo.
Rano Tilaar adalah sosok yang tegas dalam mengambil tindakan dan menganalisa keadaan, terlebih saat ini bertugas menaungi satu kota dan 6 kabupaten di Solo Raya.
Bukan sembarangan, Rano Tilaar ternyata sudah kenyang dan banyak bertugas di wilayah konflik di Indonesia.
Bahkan juga pernah bertugas sebagai prajurit Baret Merah atau Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Diketahui, Rano masuk sekolah Komando sekitar tahun 1994 dan lulus pada tahun 1995.
"Menjadi prajurit pilihan, bukan merasa lebih eksklusif, nmun kita harus mendapatkan kebanggaan dengan tuntutan," papar dia kepada TribunSolo.com.
"Suatu tahapan pendidikan militer yang tidak mudah," katanya menekankan.
Selesai mengenyam pendidikan di sekolah Komando, Rano langsung bertugas di Timor Timur yang saat ini sudah menjadi negara Timor Leste.
• Klaster Baru Muncul di Asmil, Satgas Covid-19 Solo Ahyani : Penyebaran Merata, Semua Berpotensi
• Saran Wali Kota Solo FX Rudy Kepada Penolak UU Cipta Kerja : Jangan ke Presiden, Tapi ke MK
Kala itu kawasan tersebut menjadi 'medan' untuk menggembleng jiwa militernya.
Setelah penugasan itu, Rano kembali bertugas di Grup 2 Kopassus dari tahun 1995 sampai 2000.
"Kemudian saya direkomendasikan untuk menimba pendidikan Sandhi Yudha (Intelijen) Kopassus," kata Rano.
Setelah itu, dia juga sempat ditugaskan di Grup 3 Sandhi Yudha Kopassus selama sekira sembilan tahun hingga 2009.
Selama menjadi TNI, Rano kerap bertugas di wilayah konflik.
Beberapa seperti perbatasan Filipina-Indonesia, Ambon, Papua, dan masih banyak wilayah lainnya.
Soal karier, Rano juga pernah menjabat Dandim 1701/Jayapura tahun 2010 hingga 2011.
Selain itu, pernah juga bertugas sebagai Kepala Staf Korem 172/Abepura.
Rano juga memiliki pengalaman dan ikut pendidikan intel strategis di Satuan Induk Badan Intelijen Strategis (Satinduk BAIS TNI) di Celendek Bogor.
Dirinya juga pernah bertugas dan merasakan dunia internasional.
Beberapa seperti Inggris, Australia bahkan di Papua Nugini.
Sementara untuk tugas sebagai Danrem 074/Warastratama pihaknya mengaku bangga dengan tugas ini.
"Saya bangga bisa betugas di sini," kata dia.
• Bertemu Pengurus LDII Soloraya, Danrem 074/Warastratama Ingatkan Tertib Protokol Kesehatan
• Tribunnews-Cardinal Salurkan 2.500 Masker, Danrem Surakarta Brigjen Rafael Cerita TNI Tangani Corona
DATA DIRI
Nama : Kolonel Inf Rano Tilaar
Tempat/Lahir : Bandar Lampung, Lampung, 4 Juni 1969
Jabatan Saat ini : Komandan Korem 074/Warastratama
Tahun 1987 (SMA), menjadi Paskibraka di Istana Negara, utusan Provinsi Sulawesi Utara
Riwayat Pendidikan Militer :
- Lulus Akademi Militer 1993
- Pendidikan Sandhi Yudha (Intelijen) Kopassus
Riwayat Tugas :
- Perwira Pertama Kopassus (1994)
- Komandan Batalyon 33 Grup 3 Kopassus (2010—2011)
- Komandan Detasemen Markas Kopassus (2011)
- Komandan Kodim 1701/Jayapura (2011—2012)
- Kepala Staf Korem 172/Praja Wirayakti Jayapura (2012—2014)
- Perwira Pembantu Utama A-4 Dit A Bais TNI Jakarta (2014—2020)
- Komandan Korem 074/Warastratama (2020—Sekarang)
Penugasan Militer di Luar Negeri :
- Inggris
- Australia
- Papua Nugini
- Perbatasan Filipina-Indonesia di Marawi
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/danrem-074warastratama-kolonel-inf-rano-tilaar.jpg)