Virus Corona

Melihat Urutan Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia Tahun 2020, Apakah Anda Termasuk?

Untuk urutannya Yurianto menjelaskan vaksin ini diberikan kepada kelompok yang paling rentan.

Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
(Shutterstock)
Vaksinasi. 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus Covid-19 di Indonesia hingga kini belum usai.

Pengadaan vaksin pun terus di kembangkan oleh pemerintah melalui lembaga yang ditunjuk.

Baca juga: Cerita Pasutri Punya Sakit Jantung Plus Hipertensi Sembuh dari Covid-19, Kuncinya 3M & Tetap Bahagia

Dikutip dari tayangan Youtube Kementerian Kesehatan RI, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, dr Achmad Yurianto menjelaskan pemerintah akan siapkan 9,1 juta vaksin di tahap awal.

Sebanyak 9,1 juta orang ini akan biaya vaksinnya akan ditanggung pemerintah.

"Pada prinsipnya untuk yang menjadi tanggungan negara akan dibiayai melalui APBN."

"Skema pembiayaan dan sebagainya secepatnya juga bisa kita dapatkan. Yang di tahun 2020, rencananya 9,1 juta ini sepenuhnya menjadi tanggungan APBN," ujarnya, (18/10/2020).

Direncanakan bulan November dan Desember 2020 sudah mendapatkan kepastian ketersediaan untuk digunakan vaksinasi bagi 9,1 juta orang.

Untuk urutannya Yurianto menjelaskan vaksin ini diberikan kepada kelompok yang paling rentan.

Pertama, adalah tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan penanganan pasien COVID-19 dan tenaga laboratorium yang terlibat dalam pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19.

Kedua, adalah petugas pelayanan publik di fasilitas umum seperti bandara, stasiun, dan puskesmas serta aparat TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja yang menjalankan penegakan protokol kesehatan.

Namun, Yurianto menegaskan pemerintah terlebih dahulu menunggu izin keamanan dari BPOM dan kehalalan dari MUI.

Untuk masyarakat umum masih dikaji untuk harga skema dan pelaksanaannya.

"Pasti nanti ada ruang untuk pelaksanaan vaksinasi mandiri yang berbayar sendiri, pasti ada tentang berapa, siapa, ini skemanya masih terus kita siapkan," tutur dia. 

Baca juga: Wapres Maruf Amin Sebut Vaksinasi Sejalan dengan Ajaran Islam, Jelaskan Dalilnya

Penjelasan Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Soal Tingkat Keamanan Vaksin: Belum Ada Efek Samping

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menyampaikan pada prinsipnya pengawalan pengadaan vaksin dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved