Breaking News:

Penemuan Jasad Terbakar di Bendosari

Polisi Periksa 8 Orang Saksi, Pada Kasus Pembunuhan Wanita Terbakar di Dalam Mobil di Sukoharjo

Jumlah saksi yang diperiksa pihak kepolisian, pada kasus terbunuhnya seorang wanita YL (42) di dalam mobil di Kecamatan Bendosari, Sukoharjo bertamba

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Agil Tri
TribunSolo.com/Agil Tri
Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Jumlah saksi yang diperiksa pihak kepolisian, pada kasus terbunuhnya seorang wanita YL (42) di dalam mobil di Kecamatan Bendosari, Sukoharjo bertambah.

Sebelumnya pihak kepolisian memeriksa tiga orang sebagai saksi.

Jumlah tersebut semakin bertambah seiring dengan pengembangan penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, saat ini pihaknya telah memeriksa delapan orang saksi.

"Kami telah memeriksa 8 saksi," Kata Kapolres Sukoharjo, Kamis (22/10/2020).

"Saksi itu dari pihak keluarga, maupun warga yang berada di sekitar lokasi tkp," tambahnya.

Baca juga: UPDATE Kasus Wanita Terbakar di Mobil di Sukoharjo: Polisi Sebut YL Dibunuh, Mobil Sengaja Dibakar

Baca juga: Tangis Haru Keluarga Pecah, saat Prosesi Pemakaman Jenazah yang Terbakar di Dalam Mobil di Sukoharjo

Baca juga: Fakta Penemuan Jenazah di Dalam Mobil di Sukoharjo, Api Pertama Muncul dari Dalam Mobil

Baca juga: Begini Suasana Keberangkatan Jenazah Perempuan yang Terbakar di Mobil ke Taman Memorial Delingan

Dari pengembangan penyelidikan, pihak kepolisian menyimpulkan jika ada danya kesengajaan dari terbakarnya mobil tersebut.

Hal tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas.

"Terkait pembakaran (mobil), memang disengaja oleh seseorang," katanya.

Hal itu menguatkan, jika YL merupakan korban pembunuhan.

Sebab, polisi menemukan sejumlah kejanggalan dari tewasnya kerabat Joko Widodo itu.

"Untuk kejadian kemarin, dari hasil olah tkp, pemeriksaan saksi ini dan autopsi merupakan kasus pembunuhan," ucap dia.

Kendati demikian, pihaknya belum bisa membeberkan lebih jauh lagi terkait hal tersebut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved