Breaking News:

Penemuan Jasad Terbakar di Bendosari

Motif Pelaku Pembunuh & Pembakar Wanita di Bendosari Sukoharjo : Atas Dasar Utang Piutang

"Motifnya utang piutang, pelaku khilaf, lalu membunuh," kata Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Penulis: Agil Tri | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Ilham Oktafian
Olah TKP jasad tewas terbakar dan tangan terikat di dalam mobil di Dukuh Cendono Baru RT 004 RW 007, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (21/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SEMARANG – Kurang dari 24 jam, pelaku yang menghilangkan  nyawa perempuan berinisial YL (42) di dalam mobil Daihatsu Xenia berhasil ditangkap kepolisian.

Seperti diketahui, YL warga Solo itu ditemukan tewas terbakar dengan tangan terikat di dalam mobil bernomor polisi AD-1526-EA di Dukuh Cendono Baru RT 004 / RW 007, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (20/10/2020), Selasa (20/10/2020) pukul 22.00 WIB.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan polisi berhasil mengamankan satu orang pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.

"Polri ungkap 1x24 Jam, bahkan kurang dari 24 jam,” kata Luthfi, Jumat (23/10/2020).

"Pelaku satu orang, dan ini sedang kita kembangkan," imbuhnya. 

Baca juga: Sebelum Dibunuh Sadis dan Dibakar di Mobil Xenia, Yulia Pernah Datangi Rumah Pria yang Membunuhnya

Baca juga: 5 Fakta Terungkapnya Pembunuhan Sadis Wanita di Sukoharjo, Korban Dipukul Linggis Lalu Dibakar

Pelaku melakukan pembunuhan itu atas dasar motif utang piutang antara dirinya dan korban.

"Motifnya utang piutang, pelaku khilaf, lalu membunuh," ucapnya. 

Kapolda menyebut ada dua tempat kejadian perkara (TKP) dalam kasus ini.

Pertama, kandang ayam yang diketahui menjadi tempat pelaku dan korban menjalin kerjasama bisnis di Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. 

Kedua, lokasi ditemukannya jenazah korban di dalam mobil yang terbakar di Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. 

"Beberapa alat bukti, kita temukan." ucap dia.

"Pelaku sudah mengakuinya, dan kita kembangkan lagi apakah ada motif atau pelaku lainnya," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved