Breaking News:

Penanganan Covid

PT KAI Terapkan Protokol Kesehatan Ketat di KA dan Stasiun demi Cegah Penyebaran Covid-19

PT KAI berkomitmen melindungi para penumpang Kereta Api (KA) jarak jauh lewat 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan juga menjaga jarak).

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Petugas merapikan pelindung wajah di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). Kereta Api Jarak Jauh Reguler kembali beroperasi dan ada satu kereta yang diberangkatkan yakni dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto di Jawa Tengah, pengoperasian diikuti dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Demi memutus rantai penularan Covid-19 di Indonesia PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan protokol kesehatan ketat.

PT KAI berkomitmen melindungi para penumpang Kereta Api (KA) jarak jauh lewat 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan juga menjaga jarak).

Dalam penerapanan protokol kesehatan ini, PT KAI mewajibkan penumpang KA jarak jauh untuk tetap menggunakan masker saat berada di lingkungan stasiun atau di atas KA.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Ada yang Gratis dan Bayar, Jokowi Minta Harga Vaksin Mandiri Bisa Terjangkau

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menyebutkan, dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di KA jarak jauh pihaknya memberikan faceshield kepada penumpang yang harus digunakan selama perjalanan.

"Selain itu penumpang KA jarak jauh juga harus melengkapi surat bebas Covid-19, baik dari hasil rapid test ataupun PCR yang berlaku 14 hari untuk dapat melakukan perjalanan," ucap Eva dalam diskusi virtual bersama Tribunnews, Selasa (27/10/2020).

Selain itu Eva menyebutkan, penumpang juga akan dilakukan pengukuran suhu saat masuk lingkungan stasiun dan KA. Apabila ada penumpang KA yang memiliki suhu di atas 37,3 derajat celcius, maka tidak akan diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

"Pengukuran suhu juga dilakukan di dalam KA jarak jauh setiap tiga jam sekali kepada penumpang. Bila penumpang saat di dalam KA kedapatan suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat celcius, maka akan dipindahkan ke ruang isolasi," ucap Eva.

Eva mengungkapkan, ruang isolasi di atas kereta ini bersifat sementara hingga stasiun terdekat yang memiliki fasilitas kesehatan. Penumpang akan diturunkan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Kami juga memperbanyak fasilitas untuk mencuci tangan di area pelayanan seperti ruang tunggu, peron. Selain itu kami pun memasang tanda untuk menjaga jarak aman di Loket dan area yang rawan antrean," ucap Eva.

Kemudian lanjut Eva, untuk mencegah penyebaran Covid-19 PT KAI melakukan disinfeksi berkala terhadap alat yang sering disentuh penumpang seperti mesin pencetak tiket, kursi dan lift.

Catatan Redaksi: Sebagai informasi, pemerintah sendiri melalui Satgas Covid-19 saat ini juga terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M.

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia.

Sehingga pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat. (Hari Darmawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Cegah Penyebaran Covid-19, KAI Terapkan Protokol Kesehatan Ketat di KA dan Stasiun

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved