Penanganan Covid

Pascalibur Panjang, KAI Imbau Pengguna untuk Terus Disiplin Protokol Kesehatan

Kini masyarakat kembali beraktivitas usai libur panjang sejak 28 Oktober - 1 November 2020.

TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
ILUSTRASI - Kereta Api Kalijaga rute Solo-Semarang resi berhenti beroperasi per 1 Desember 2019. 

TRIBUNSOLO.COM - Kini masyarakat kembali beraktivitas usai libur panjang sejak 28 Oktober - 1 November 2020.

VP Corporate Communications KAI Commuter Anne Purba mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan dengan KRL agar senantiasa menaati protokol kesehatan di setiap kesempatan.

Baca juga: Viral Maling di Semanggi Solo Menangis, Beruntung Ada Emak-emak Selamatkan Dirinya dari Amukan Massa

Baca juga: Tips Penting Bagi Mahasiwa Magang dari Rumah saat Pandemi, Lakukan 5 Hal Berikut Ini

Untuk diketahui, Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pada Senin pagi ada 113 ribu orang yang menggunakan jasa KRL. Sejumlah stasiun tercatat alami kenaikan rerata 1 persen.

Terlebih, jam operasional dan frekuensi perjalanan kereta telah kembali normal.

"KAI Commuter berharap para pengguna dapat mengatur perjalanannya dengan lebih fleksibel dan memiliki kesadaran untuk tidak naik ke dalam kereta yang telah terisi oleh para pengguna sesuai marka yang ada," kata Anne dalam keterangan tertulisnya, Senin.

"Meskipun jam operasional KRL telah kembali normal, namun seluruh protokol kesehatan dan aturan tambahan dalam menggunakan KRL tetap berlaku," imbuh dia.

Adapun aturan yang tetap berlaku yakni bagi pengguna lanjut usia atau berumur 60 tahun ke atas, hanya bisa menggunakan KRL di luar jam sibuk yakni rentang 10.00 - 14.00 WIB.

Pengguna yang membawa barang berlebih juga diminta naik di luar waktu jam sibuk agar tak mengganggu penjagaan jarak antar orang di dalam gerbong. Sementara balita sampai saat ini masih dilarang menaiki KRL.

"Aturan ini penting untuk selalu diikuti demi kesehatan bersama," ungkap Anne.

Sebagaimana diketahui imbauan disiplin protokol kesehatan terus dikampanyekan pemerintah lewat Satgas Covid-19. Kampanye penyuluhan 3M itu meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia.

Oleh karena itu, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

Update Covid-19 di Indonesia 2 November 2020

Per Senin (2/11/2020), jumlah kasus terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Indonesia, bertambah 2.618 pasien 

Baca juga: Satgas : Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia Mencapai 82,84 Persen

Dikutip dari Covid19.go.id, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia menjadi 415.402 pasien.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved