Pilkada Solo 2020

Lawan Gibran Anak Presiden Jokowi, Ini Program Lengkap Pasangan Independen Bagyo - FX Supardjo

Kedua pasangan ini mengusung visi 'Tercukupinya Sandang, Pangan, dan Papan di Kota Surakarta'.

Tayang:
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo / Adi Surya
Pasangan Bagyo Wahyono - Fx Supardjo (Bajo) menunggangi kuda saat berangkat mendaftar ke KPU Kota Solo, Minggu (6/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pasangan independen Bagyo Wahyono - FX Supardjo siap menantang Girban Rakabuming Raka - Teguh Prakosa dalam Pilkada Solo 2020.

Bagyo sebagai Calon Wali Kota Solo dan FX Supardjo yang menjadi wakilnya membawa sejumlah program untuk ditawarkan pada masyarakat Kota Solo.

Kedua pasangan ini mengusung visi 'Tercukupinya Sandang, Pangan, dan Papan di Kota Surakarta'.

Baca juga: Debat Perdana Pilkada Solo, Bajo Akui Siap Hadapi Gibran, Sudah 12 Kali Simulasi Debat

Baca juga: Menunggak Tagihan PDAM Sampai Rp 25 Juta, Calon Wali Kota Solo Bagyo: Wong Cilik Kita Bayar Nyicil

Adapun misi ada tiga poin yang mereka bawa yakni :

1. Menjadikan Kota Surakarta mempunyai harkat dan martabat.

2. Menjadikan Kota Surakarta sebagai Kota Budaya, Kota santun.

3. Mewujudkan Kota Surakarta yang gemah ripah loh jinawi tata titi kerta raharja.

Dari turunan visi-misi ada program yang kedua pasangan ini angkat.

Progam tersebut mereka namakan tiga S yakni Sistem Jalan Layanang, sistem rel kereta bawah tanah dan sistem sungai bawah tanah.

Program lainnya juga seperti pelihara anak yatim piatu dan orang terlantar, tata kelola kota, kembalinya destinasi wisata dan budaya hingga pendidikan yang merata.

Ada juga perda miras yang lebih detailnya dalam perda ini akan dibuat wilayah khusus mengkonsumsi miras yakni di wilayah Jurug, Kecamatan Jebres. 

Siap Hadapi Debat Perdana 

Tidak hanya Gibran Rakabuming Raka, pasangan Bagyo Wahyono - Fx Supardjo (Bajo) juga menghadiri Rakor Pembahasan Debat Publik Pilkada Solo 2020.

Bagyo mengatakan, dirinya dan Supardjo siap menghadapi debat perdana yang diselenggarakan pada 6 November 2020 di The Sunan Hotel Solo itu.

"Kita sudah maju, tidak bisa mundur, maju terus pantang mundur, kita siap untuk debat sangat amat siap," katanya, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Tanggapi Materi Debat Perdana Pilkada Solo 2020, Gibran: Makanan Setiap Hari

Baca juga: WHO Tegaskan Vaksin Covid-19 untuk Semua Warga Dunia, Termasuk Negara Miskin dan Berkembang

Apalagi, Bagyo mengaku selama ini dirinya telah menampung aspirasi masyarakat dengan door to door.

"Masalah hal-hal tentang debat, kalau faktanya tidak bisa membuat masyarakat mendapat manfaat yang benar, sama juga bohong," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Bajo, Robert Hananto mengatakan, Bagyo dan Supardjo telah melakukan simulasi debat sejak 1,5 bulan silam.

"Sudah dilakukan hampir 12 kali. Sehari itu bisa 3 jam," katanya.

Simulasi itu disaksikan teman-teman Bajo yang berperan sebagai audiens debat.

"Kita buat semirip mungkin dengan debat aslinya," ujar Robert.

Untuk lawan debat, pihak dari berbagai latar belakang dilibatkan dalam simulasi Bajo.

Mereka juga yang kemudian memberikan masukan-masukan ke Bajo.

"Dari berbagai kalangan, ada mantan birokrat, ada juga dosen. Banyak yang dilibatkan menjadi sparring partner," ucap Robert.

Penanganan pandemi Covid-19 menjadi satu diantara materi yang diperdebatkan dalam simulasi.

"Kita tidak jauh dari penanganan Covid-19, bagaimana Solo ke depan dan mempertajam visi-misi," tandasnya.

Kekayaan Gibran vs Bagyo

Dengan usia yang masih cukup muda 32 tahun, Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memiliki harta kekayaan menembus Rp 21,1 miliar atau tepatnya Rp 21.152.810.130.

Sementara harta kekayaan penantangnya Bagyo Wahyono di tukang jahit yang sudah menapaki usia 59 tahun jauh di bawah anak Presiden Jokowi hanya Rp 1,9 miliar atau tepatnya Rp 1.987.550.304.

Hal itu terangkum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ya, sebagai calon pejabat, Gibran dan Bagyo sudah menyerahkan LHKPN ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Penampakan Foto Gibran di Daftar Pasangan Calon, Pakai Baju Putih Mirip Jokowi

Melihat Harta Kekayaan Gibran Putra Jokowi dalam Kontestasi Pilkada Solo 2020

Adapun Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti menerangkan, salah satu syarat dalam administrasi yang harus diserahkan calon pejabat daerah yakni LHKPN.

Nurul Sutarti menyebut, kedua paslon baik itu Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa serta Bagyo Wahyono dan FX Suparjo sudah menyerahkannya saat pendaftaran.

"Betul, itu sudah dipublish di website KPK," ujarnya kepada TribunSolo.com, Jumat (25/9/2020).

Lantas, berapa harta kekayaan Calon Wali Kota Solo Gibran dan pesaingnya?

Berdasarkan data di laman resmi LHKPN KPK, harta kekayaan sosok calon orang nomor satu di Kota Solo, Gibran menembus angka Rp 21.152.810.130 dengan rincian sebagai berikut : 

  1. Mayoritas hartanya berupa tanah dan bangunan senilai Rp 13.400.000.000, di antaranya tanah di Kota Bengawan dan dua bidang tanah di Kabupaten Sragen.
  2. Alat transportasi dan mesin mencapai Rp 682.000.000 yaitu 2 Toyota Avanza (2016 dan 2012), Isuzu Panther (2012), Dihatsu Grand Max (2015), dan Mitsubishi Pajero Sport (2016), Honda Scoopy (2015), Honda CB-125 (1974) dan Royal Enfield (2017).
  3. Gibran juga memiliki kekayaan di bidang harta bergerak lainnya Rp 260.000.000.
  4. Harta setara kasnya mencapai Rp 2.154.396.134. Meski tak dijelaskan secara rinci, di kolom harta lainnya, ia mempunyai harta senilai Rp 5.552.000.000.

Selain harta itu, ternyata disebutkan dalam LHKPN, Gibran juga tercatat memiliki hutang sebesar Rp 895.586.004.

Sementara wakilnya, harta Teguh mencapai Rp 1.231.150.999 per Maret 25 Maret 2019.

Kekayaan itu meliputi aset tanah dan bangunan senilai Rp 800 juta.

5 Fakta Pengundian Nomor Urut Pilkada Solo 2020, Gibran Jadi Sopir saat Datang ke Pengundian

Cerita di Balik Gibran Putra Jokowi Jadi Sopir Datang ke Pengundian Nomor Urut Pilkada Solo 2020

Dengan luasan tanah seluas 207 meter persegi dan bangunan seluas 18 meter persegi di Kabupaten Wonogiri.

Selain itu, Teguh tercatat memiliki kekayaan berupa alat transportasi seperti motor Suzuki JT 185 cc tahun 1976 senilai Rp 2.500.000 dan mobil H-RV tahun 2016 senilai Rp 300 juta.

Sementara untuk harta KAS dan setara KAS senilai Rp 8.650.999, serta harta lainnya Rp 120 juta.

Teguh tercatat tidak memiliki harta bergerak dan surat berharga.

Lantas, berapa harta kekayaan Calon Wali Kota Solo Bagyo Wahyono penantang Gibran?

Berdasarkan data di laman resmi LHKPN KPK, harta kekayaan sosok calon orang nomor satu di Kota Solo, Bagyo menembus angka Rp 1.987.550.304 dengan rincian sebagai berikut : 

  1. Tanah dan bangunan sebesar Rp 1.700.000.000 seluas 215 m2 di Solo
  2. Alat transportasi dan mesin Rp. 280.000.000, di antaranya mobil Daihatsu Xenia (2009) Rp  75.000.000, Honda CR-V RM3 2WD 2.4 (2013) Rp. 175.000.000, motor Yamaha BJ8 W (2017) Rp 12.000.000, motor Yamaha 2DP-R (2018) Rp 18.000.000
  3. Setara kas sebesar Rp 7.550.304

Menariknya, jika Gibran memiliki hutang senilai Rp 895.586.004, Bagyo sendiri tak sepeserpun menanggung hutang.

Ya, meski dengan jumlah kekayaan yang timpang, rupanya seorang penjahit tersebut tak memiliki hutang.

Namun wakilnya FX Supardjo belum tercatat di LHPKN.

Sah! Gibran vs Tukang Jahit

Pasangan Gibran Rakabuming Raka – Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono – FX Supardjo (Bajo) resmi ditetapkan sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang berlaga di Pilkada Solo 2020.

Penetapan keduanya berdasarkan Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta Tahun 2020, Rabu (23/9/2020).

Rapat tersebut digelar secara terbatas dan terbuka secara online atau daring.

Adapun rapat pleno penetapan calon Pilkada Solo 2020 diselenggarakan di Aula kantor KPU Solo di Jalan Kahuripan Utara Nomor 23 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Jumlah yang hadir di dalam aula itu dibatas mengingat masih mewabahnya virus Corona.

"Adapun penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta Tahun 2020," kata Ketua KPU Solo Nurul Sutarti, Rabu (23/9/2020). 

“Nama pasangan calon wali kota/wakil wali Kota, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa dari PDI Perjuangan. Jumlah kursi 30 kursi dan tanggal mendaftar 4 September 2020," tambahnya.

Sah, Gibran-Teguh dapat Nomor Urut 1, Bajo dapat Nomor Urut 2 pada Pilkada Solo 2020

Tes Kesehatan, APD Gibran Anak Jokowi Paling Lengkap Dibandingkan Peserta Lain, Ini Penampakannya

Total jumlah kursi itu didapatkan lantaran mayoritas partai parlemen memilih merapat ke poros pasangan Gibran – Teguh.

Sebut saja, PAN, Gerindra, Golkar, dan PSI.  

Sementara itu, Nurul menuturkan Bajo yang maju dari jalur perseorangan atau independent mendapat 38.831 dukungan.

"Mendaftar 6 September 2020," katanya.

Nurul mengungkapkan kedua pasangan calon tersebut sudah memperbaiki dan melengkapi semua berkas pencalonan.

"Kekurangan sudah lengkap, ini sudah kami tetapkan sebagai calon dalam Pilkada Solo 2020 melalui rapat pleno," ungkapnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved