5 Tips Menghadapi Resesi Bagi Masyarakat Berpenghasilan Menengah Bawah, Siapkan Dana Darurat
Mempersiapkan dana darurat Anda memungkinkan Anda bisa tetap membeli kebutuhan Anda saat mencari posisi baru.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Dirangkum dari bankrate.com dan kompas.com berikut hal yang bisa dilakukan untuk menghadapi resesi:
1. Tingkatkan tabungan dan dana darurat
Kehilangan pekerjaan juga dapat mempersulit masyarakat untuk membayar pengeluaran sehari-hari.
Mempersiapkan dana darurat Anda memungkinkan Anda bisa tetap membeli kebutuhan Anda saat mencari posisi baru.
Selain itu, prioritaskan menabung. Pertama-tama, fokuslah untuk mengisi dana darurat Anda dengan biaya hidup satu bulan. Setelah itu, lunasi utang Anda, dan kemudian fokus untuk membangun cadangan dana selama tiga hingga enam bulan.
2. Tetap belanja secara rutin
Pakar Finansial Ahmad Gozali menjelaskan pembelanjaan konsumtif rumah tangga di Indonesia justru menjadi salah satu pendorong ekonomi yang dominan
3. Tahan pembelanjaan besar, terutama kredit
Apabila sebelumnya ada rencana kredit kendaraan atau rumah, maka perlu dipelajari lagi risikonya.
"Apakah cukup aman untuk melanjutkan rencana tersebut. Jangan terlalu memaksakan, misalnya menggunakan dana cadangan untuk bayar DP (down payment)," kata Gozali "Intinya dana cadangan menjadi semakin penting, jangan terpakai untuk hal lain dulu. Bahkan kalau bisa ditambah," imbuhnya.
Baca juga: Indonesia Resmi Resesi, Ekonomi RI Kuartal III 2020 Minus 3,49 Persen
4. Lunasi utang
Pandemi virus corona membuat kemerosotan ekonomi hingga berdampak terhadap PHK. Jika Anda khawatir dapat kehilangan pekerjaan, maka melunasi kewajiban Anda seperti utang mungkin akan membuat Anda lebih tenang.
Prioritaskan untuk melunasi utang kartu kredit, kemudian beralihlah ke jenis pinjaman lain, seperti KPR atau KPM. Bahkan jika Anda tidak khawatir kehilangan pekerjaan saat krisis, maka melunasi utang tetap merupakan praktik keuangan yang baik.
5. Tingkatkan keterampilan dan bangun bisnis sampingan
Selama resesi, tingkat pengangguran bagi mereka yang memiliki gelar sarjana atau lebih tinggi jauh lebih rendah dibandingkan mereka yang berpendidikan sekolah menengah atas atau lebih rendah.
Fokus bahwa anda memiliki keterampilan yang bisa digunakan oleh perekrut pekerjaan. Selain itu, usahakan juga untuk membangun bisnis sampingan untuk mengamankan penghasilan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-resesi-ekonomi-dan-dampaknya-pada-masyarakat.jpg)