Geger Gantung Diri di Ngemplak
Kesaksian Tetangga Tragedi Wanita Gantung Diri di Ngemplak : Mencekam, Rumah Korban Penuh Warga
Kesaksian Tetangga Tragedi Wanita Gantung Diri di Ngemplak : Mencekam, Rumah Korban Penuh Warga
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Aji Bramastra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga Sawahan, Ngemplak Boyolali geger dengan kejadian seorang wanita gantung diri di sebuah perumahan, Kamis (12/11/2020) malam.
Puluhan warga pun berbondong bondong untuk menyaksikan peristiwa tewasnya AK (29) itu.
Baca juga: Menyayat Hati Pesan Terakhir Istri Gantung Diri : Aku Berusaha Terbaik, Tapi Gak Ada Arti di Matamu
Baca juga: Kronologi Lengkap Wanita di Boyolali Gantung Diri : Buka Pintu, Suami Kaget Istri Siri Tak Bernyawa
Seorang wraga bernama Yanto mengatakan, jika puluhan warga sekitar ramai ramai dan ingin melihat ke perumahan tempat AK tinggal dan gantung diri.
"Ramai sekali, mungkin ada 50-an lebih," katanya saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (13/11/2020).
"Tapi saya tidak berani mendekat," imbuhnya.
Ditambahkan oleh Yanto, kejadian tewasnya AK terasa mencekam, meskipun tak terdengar jeritan minta tolong dari sang suami, AS (30).
"Saya kurang tau persis suaminya teriak teriak apa tidak, tapi setelah itu polisi datang kesini," tandasnya.
AK sendiri menempati rumah paling ujung di perumahan yang terletak dekat Pasar Gagan, Ngemplak, Boyolali itu.
Ia tinggal di perumahan itu hanya dengan beberapa tetangganya.
Lebih kurang ada 3 rumah yang ditinggali di sana.
"Baru nempatin tempat ini, mungkin beberapa bulan yang lalu," aku dia.
Kronologi
Disampaikan oleh Kapolsek Ngemplak, AKP M Arifin, kejadian nahas tersebut kali pertama diketahui oleh sang suami, AS (30).
"Suaminya berangkat kerja jam 08.00 WIB, pulangnya jam 21.30 WIB," katanya Jumat (13/11/2020).