Breaking News:

Meski Ekonomi Dihantam Pandemi Covid-19, Bisnis Logistik dan Jasa Kurir Masih Melesat

Geliat bisnis sektor logistik dan kurir melonjak saat pandemi Covid-19 di mana sektor bisnis lainnya terpuruk.

Editor: Ilham Oktafian
dokumentasi JNE Solo
Deputy Branch Head JNE Express Solo Agus Yunanto, kepala Wilayah Astra-Isuzu Jateng dan DIY Sucipto, dan Branch Manager Astra-Isuzu Solo M Yusuf berbincang di depan barisan unit ISUZU ELF dan ISUZU Giga, di Kantor JNE Solo, Jawa Tengah, Sabtu (14/11/2020). Berkah berkembangnya era digital dan e-commerce telah membuat banyak perusahaan jasa kurir dan logistik terus tumbuh. JNE Solo salah satunya, sebelum merebaknya Covid-19 rata-rata hanya mengangkut 20 ton per bulan. Namun ketika puncaknya Pandemi Covid-19 pada Mei-Juni lalu, jumlah barang yang dikirim meningkat menjadi 30%. Kini dengan memiliki 16 armada truk ISUZU ELF dan ISUZU Giga, JNE berkeinginan untuk terus meningkatkan layanan ke konsumen bersama 117 mitra bisnisnya. 

Menurut dia, tren pertumbuhan bisnis sektor logistik dan kurir di Jateng dan DIY diprediksi akan terus berkembang.

Sucipto optimistis bisnis logistik dan kurir masih akan terus meningkat ke depannya pascapandemi Covid-19.

Hal itu tentunya akan berdampak positif bagi bisnis otomotif secara umum dan Isuzu khususnya.

Baca juga: JNE Solo Pastikan Tetap Buka Saat Hari-H Lebaran

Baca juga: Jelang Lebaran, Kiriman Paket JNE Solo Meningkat 60 Persen per Hari

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan optimismenya soal pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.

Pihaknya terus melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV tahun 2020 dan di tahun 2021.

Berdasarkan data Gaikindo, di sektor otomotif, penjualan mobil komersial mengalami pertumbuhan positif.

Hal ini didukung dengan posisi strategis Jateng dan DIY sebagai daerah transit atau penghubung antara wilayah barat dan timur Pulau Jawa yang menggunakan transportasi darat.

Membaiknya pasar otomotif di Jateng dan DIY ikut berimbas pada pangsa pasar Isuzu di wilayah tersebut.

Posisi tertinggi berada di wilayah Solo dan sekitarnya dengan pangsa pasar 40,2%, disusul DIY 36,2%, Pekalongan 30,8 %, dan Semarang 23,1%.

Secara nasional, pangsa pasar varian Isuzu di kendaraan komersial sedang bertumbuh.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved