Pilkada Wonogiri 2020
Disiarkan di Kompas TV : Catat Waktu & Tema Debat Pilkada Wonogiri 2020 Antara Jekek vs Hartanto
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri akan menggelar debat publik perdana pada Pilkada 2020.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri akan menggelar debat publik perdana pada Pilkada 2020.
Adapun debat yang mempertemukan Calon Bupati dan Wakilnya, Joko Sutopo – Setyo Sukarno dan Hartanto - Joko Purnomo digelar di Hotel Best Western Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo pada Kamis (26/11/2020) mulai pukul 09.00 - 11.00 WIB.
Ketua KPU Kabupaten Wonogiri Toto Sih Setyo, jalannya debat Pilkada Wonogiri ini nanti akan disiarkan langsung di KompasTv, livestreaming media sosial KPU Wonogiri, dan sejumlah radio.
"Nanti akan ada enam segmen saat debat publik nanti," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (17/11/2020).
Baca juga: Buntut 7 Pedagang Pasar Sidoharjo Wonogiri Positif Covid-19 : 700 Orang Akan Jalani Uji Swab
Baca juga: Joko Sutopo-Setyo Sukarno Kenakan Batik Khas Tirtomoyo saat Mendaftar ke KPU Wonogiri, Ini Maknanya
Pada segmen pertama akan diawali dengan pendahuluan, kedua penyampaian visi misi masing-masing pasangan dan ketiga pendalaman visi misi.
Adapun segmen lain yakni sanggahan dan tanya jawab hingga penutupan.
Toto mengatakan materi debat disesuaikan Pasal 59 poin f Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13/2020 tentang Perubahan Kedua atas PKPU 6/2020.
Materi debat publik tentang visi dan misi paslon dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat, memajukan daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional dan memperkukuh NKRI dan kebangsaan.
"Selain itu juga berkaitan dengan penanganan Covid-19 di daerah masing-masing," kata Toto.
Dari tim panelis sendiri, KPU Wonogiri menunjuk ada lima orang ahli di bidangnya.
Teknis Debat
KPU Wonogiri bakal membatasi jumlah orang yang berada dalam ruangan debat, agar protokol kesehatan tetap berjalan di tengah pandemi.
Masing-masing Paslon juga dilarang membawa simpatisan meraka di lokasi debat digelar.
"Yang diperbolehkan masuk di ruangan debat hanya paslon, tim kampanye 4 orang, Bawaslu Sukoharjo 2 orang, dan dari KPU Sukoharjo 5 orang," terangnya.
"Tim panelis nanti tidak kita hadirkan," imbuhnya.
Baca juga: Jumlah Harta Kekayaan Hartanto-Joko Purnomo Sang Penantang Petahana Jekek di Pilkada Wonogiri 2020
Baca juga: Jumlah Harta Kekayaan Hartanto-Joko Purnomo Sang Penantang Petahana Jekek di Pilkada Wonogiri 2020
Protokol kesehatan ketat juga bakal diterapkan kepada tamu undangan yang hendak memasuki ruang debat, seperti peneriksaan suhu tubuh, mencuci tangan, dan mengenakan masker.
Terbatasnya undangan yang diizinkan memasuki lokasi debat, KPU meminta para pendukung Paslon menyaksikan debat ini di tempatnya masing-masing.
Sebab, KPU Wonogiri telah memfasilitasi siaran debat ini melalui siaran TV atau live straming.
"Diharapkan pada debat kedua ini nanti, masyarakat dapat menggali lebih dalam lagi visi misi dari masing-masing Paslon." jelasnya.
"Dan ini menjadi kesempatan bagi calon untuk memaparkan visi mereka secara gamblang." ucapnya.
"Sehingga saat pencoblosan nanti masyarakat mau memilih," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/angan-joko-sutopo-setyo-sukakrno-dan-penantangnya-hartanto-jok.jpg)