Breaking News:

Penanganan Covid

Terus Kawal Pengembangan Vaksin Merah Putih, Satgas Covid-19 Sebut Proyeksi Distribusi pada 2022

Hal ini disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual dari Kantor Sekretariat Presiden.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 - Wiku Adisasmito 

TRIBUNSOLO.COM - Vaksin merah putih saat ini telah dikembangkan 6 universitas di Indonesia dan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual dari Kantor Sekretariat Presiden, Jakarta, Kamis, (18/11/2020).

Menurutnya, pemerintah terus mengawal pengembangan vaksin Covid-19 dalam negeri dan harapannya agar segera selesai dan bisa digunakan.

"Kami terus kawal dan dukung pengembangan vaksin ini dengan baik. Dengan harapan bisa segera selesai dan bisa digunakan, kata Wiku.

Wiku yang juga merupakan kordinator Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan isolat atau bibit vaksin tersebut diprediksi akan diserahkan ke perusahaan farmasi milik negara PT Biofarma pada tahun depan.

Di Perusahan Holiding Farmasi BUMN tersebut vaksin akan menjalani uji pre-klinik dan uji klinik.

"Selanjutnya BioFarma akan melakukan uji klinik tahap 1 samapi 3," katanya.

Baca juga: Tinjau Pengungsian Desa Balerante, Ini Pesan Menyentuh Doni Monardo ke Pengungsi : Sabar Ya

Baca juga: Doni Monardo Tegaskan Pemprov DKI Jakarta Tak Pernah Terbitkan Izin soal Kegiatan di Petamburan

Baca juga: Om Telolet Om Versi Kereta Api, Hiburan Beberapa Pemuda Kota Solo Di Saat Kereta Melintas

Bila tahapan uji klinik berjalan lancar menurut Wiku maka vaksin akan diproduksi massal.

Izin edar vaksin merah putih sendiri diproyeksikan diperoleh pada 2021.

"Proyeksinya didistribusikan pada 2022," katanya.

Halaman
12
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved