Pilkada Solo Raya 2020

Pertanian di Solo Raya Tergerus,Pakar : Calon Kepala Daerah Jangan Punya Program Ratakan Tanah Subur

Pakar Pertanian UNS Solo, Samanhudi menyampaikan pembangunan tersebut mengorbankan lahan-lahan yang tersedia. 

Tribun Jogja/ Angga Purnama
Ilustrasi : Petani di Desa Kurung, Ceper sedang mempersiapkan benih yang siap ditanam, Rabu (20/7/2016). Varietas padi raja lele kurang diminati oleh petani. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pembangunan infrastruktur berimbas pada ketersediaan lahan subur pertanian di suatu daerah, termasuk di wilayah Solo Raya. 

Pakar Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Samanhudi menyampaikan pembangunan tersebut mengorbankan lahan-lahan yang tersedia. 

"Bayangkan lebarnya berapa, di samping kanan-kirinya ada tambahan sekian puluh meter dikalikan panjangnya seberapa," kata Samanhudi dalam Obrolan Virtual Bedah Program Para Calon : Solutif atau Sekedar Lips Service, Kamis (19/11/2020).

"Ini tentu mengurangi lahan tidak sedikit," tambahnya. 

Baca juga: Daftar Lengkap Nama Calon Kepala Daerah, Partai Pendukung dan Kekayaannya di Pilkada Solo Raya 2020

Baca juga: Siapa Pengganti Idham Aziz? Ini Daftar Nama 11 Komjen dan 3 Irjen Kandidat Kuat Calon Kapolri

Menurut Samanhudi, pengetatan dan pelaksanaan regulasi terkait tata ruang dan wilayah perlu dilakukan. 

Itu baik oleh kepala daerah saat ini ataupun calon kepala daerah terpilih. 

"Karena sering terjadi ada peraturan daerah, tapi sering kali lahan masih subur malah diratakan, ditimbun, dan dijadikan pabrik," ucap Samanhudi. 

Seperti diketahui, 5 Kabupaten dan 1 Kota wilayah Solo Raya kini tengah menggelar hajatan Pilkada Serentak 2020.

Kelima Kabupaten itu yakni Sragen, Wonogiri, Klaten, Boyolali, dan Sukoharjo. 

Sementara sisanya, yakni Kota Solo. 

Samanhudi menyampaikan kota / kabupaten tersebut juga masih harus memfasilitasi para petani. 

Pasalnya, mereka sampai saat ini masih saja kesulitan untuk menjual produk. 

Terjual pun, para petani masih sering merugi.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved