Solo KLB Corona

Dampak Libur Panjang Oktober 2020, Sebulan 1.000 Kasus Corona Baru, Pemkot : Tidak Mudik Akhir Tahun

Jumlah akumulatif tambahan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solo tercatat lebih dari 1.000 kasus dalam satu bulan terakhir ini.

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Adi Surya Samodra
(Shutterstock)
Ilustrasi positif virus Corona. 

Tracing tersebut, sambung Ahyani, berasal dari beberapa klaster sebelumnya.

"Ada 21 induk, tracingnya baru keluar sekarang," paparnya.

Selain itu, 2 warga Solo asal Gajahan dan Gilingan juga dinyatakan meninggal akibat terpapar covid-19.

"Ada penyakit bawaan," tandasnya.

Adapun penambahan 64 kasus tersebut, membuat angka kumulatif pasien positif di Kota Solo menembus angka 2123 kasus.

Rinciannya, 1159 orang dinyatakan sembuh, 684 orang menjalani karantina, 183 orang tengah dirawat dan 97 orang dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Update Virus Corona Klaten 24 November 2020 : 31 Kasus Positif Baru, 8 Kasus di Kecamatan Juwiring

Baca juga: Sebanyak 353 Anggota KPPS Reaktif, KPU Sragen : Kalau Ada yang Positif Covid-19 Akan Diganti

Ia pun mengimbau, agar warga Solo mengurungkan niatnya untuk berlibur akhir tahun nanti.

Mengingat dampak yang ditimbulkan bakal berpotensi sama dengan libur akhir Oktober lalu.

"Kami berharap tidak tambah lagi, potensi kerumunan biasanya dari liburan itu, kalau liburan dirumah saja," katanya 

"Dampak dari liburan kemarin sangat signifikan," tegasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved