Breaking News:

Info Kecantikan

Mitos atau Fakta, Makan Malam Bisa Bikin Berat Badan Bertambah? Ini Penjelasannya

Beberapa orang memilih melakukan diet ketat karena ingin menjaga berat badannya. Bahkan sering meninggalkan makan malam karena takut berat badan.

photolemur.com
Ilustrasi makan 

TRIBUNSOLO.COM - Beberapa orang memilih melakukan diet ketat karena ingin menjaga berat badannya.

Bahkan sering meninggalkan makan malam karena takut berat badan naik.

Lalu benarkah anggapan tersebut?

Melansir WebMD, otoritas kesehatan AS menyebut kenaikan berat badan tidak ditentukan oleh jam makan semata.

Berat badan sangat dipengaruhi kualitas dan kuantitas asupan yang dikonsumsi, serta aktivitas fisik yang dikerjakan sepanjang hari.

Memang benar, peneliti asal Northwestern University AS pernah menemukan bukti makan malam bikin gemuk karena memicu kenaikan berat badan.

Baca juga: Benarkah Kita Tidak Boleh Memakan Makanan yang Telah Dihinggapi Lalat? Simak Penjelasannya

Baca juga: Tidak Sedang Diet tapi Berat Badan Turun, Bisa Jadi Tanda Adanya Gangguan Kesehatan

Baca juga: Sederet Makanan Pembakar Lemak yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Secara Alami, Apa Saja?

Namun, penelitian tersebut baru sebatas uji pada hewan, bukan pada manusia.

Diperlukan studi lanjutan untuk membuktikan validitas penelitian yang diterbitkan di jurnal Obesity itu. 

Ahli menyebut, tidak makan malam justru membuat seseorang lemas, kehilangan nutrisi penting, serta rentan memicu ngemil dan makan makanan tak sehat di lain waktu.

Kendati masih memerlukan studi lanjutan, hasil penelitian tersebut bisa jadi pengingat agar setiap orang lebih bijak mempertimbangkan asupan saat makan, termasuk makan malam.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved