2 Begal Keji yang Tusuk Korbannya hingga Tewas di Gunungkidul Diciduk, Beraksi Dalam Kondisi Mabuk

Seorang pengendara motor menjadi korban pembegalan di daerah Patuk, Gunungkidul, pada Rabu (11/11/2020) pukul 02.30 WIB lalu.

TRIBUN JABAR
Ilustrasi kasus begal 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang pengendara motor menjadi korban pembegalan di daerah Patuk, Gunungkidul, pada Rabu (11/11/2020) pukul 02.30 WIB lalu.

Tak hanya kehilangan benda berharga, korban juga ditusuk berkali-kali dengan pisau oleh pelaku yang membuat korban tewas.

Kawanan peramppok ini akhirnya berhasil diamankan pihak kepolisian, setelah kedua tersangka sempat kabur ke Bandung, Jawa Barat.

Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol Burkan Rudi Satria mengatakan dua tersangka adalah MAW (23) dan DL (24), warga Yogyakarta.

Kedua tersangka memepet dan menendang kendaraan korban hingga terjatuh, lalu MAW turun dari motornya dan langsung menghampiri korban.

Baca juga: Kronologi Dua Warga Gunungkidul yang Tagihan Listriknya Jadi Puluhan Juta, Terpaksa Jual Pohon Jati

Baca juga: Tak Setuju Dengan Sanksi Penutupan Pusat Perbelanjaan di Solo, Ini Saran Gibran Rakabuming Raka

Baca juga: Satu Tahun Memakan Dua Korban Jiwa, Begini Potret Perlintasan Kereta Tanpa Palang di Kebakkramat

Baca juga: Penemuan Benda Mistis di Langsa Membuat Warga Geger, Diduga untuk Menyantet Pasangan Muda-Mudi

Tanpa pikir panjang, tersangka mengeluarkan pisau dan menusuk korban berkali-kali. 

"Korban mengalami luka tusuk yang sangat banyak, lebih dari 10 tusukan. Ada yang bagian dada, tangan, banyak," katanya saat jumpa pers di Mapolda DIY, Jumat (27/11/2020).

Aksi keji pelaku ini hanya untuk menguasai tas milik korbannya.

"Tersangka hanya merampas tas korban yang berisi uang total senilai Rp 1.680.000. Kendaraan dan barang lain tidak diambil," jelasnya.

Korban adalah S (50) warga Ngawu, Playen, Gunungkidul.

Korban merupakan karyawan warung soto yang hendak berangkat bekerja ke Kota Yogyakarta

Ia melanjutkan sebelum melakukan aksinya kedua tersangka minum-minuman keras.

Sehingga dalam melakukan aksinya para tersangka terpengaruh alkohol.

"Makanya saat menusuk juga tidak terasa, banyak sekali. Itu karena pengaruh alkohol," lanjutnya.

Ilustrasi begal dan perampok
Ilustrasi begal dan perampok ((Thinkstock))
Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved