Sejarah Hari AIDS Sedunia 1 Desember: Ternyata Ini Makna Simbol Pita Merah

Mengenakan pita merah adalah cara untuk meningkatkan kesadaran mengenai HIV selama dan menjelang Hari AIDS Sedunia.

Editor: Hanang Yuwono
Istimewa
Peringatan Hari HIV/AIDS Sedunia tiap 1 Desember 

TRIBUNSOLO.COM - Tiap 1 Desember, masyarakat dunia memperingati Hari AIDS Sedunia.

Biasanya banyak orang menggunakan pita merah untuk memperingati Hari AIDS Sedunia.

Kendati demikian, pemakaian pita merah ini tak hanya dilakukan saat Hari AIDS Sedunia.

Baca juga: Kasus HIV/Aids Versi Yayasan Sabahat Naik dan Kini Ada 650 Kasus di Sukoharjo, Ini Sebarannya

Baca juga: Kasus HIV/AIDS Sukoharjo 2020 Naik, Ada 57 Kasus Baru : Didominasi Seks Bebas

Lantas, apa makna dari simbol pita merah?

Dikutip Tribunnews dari worldaidsday.org, pita merah merupakan simbol kesadaran dan dukungan untuk penderita HIV.

Pita merah biasa dikenakan saat memperingati Hari AIDS Sedunia.
Pita merah biasa dikenakan saat memperingati Hari AIDS Sedunia. (The Sun)

Mengenakan pita merah adalah cara untuk meningkatkan kesadaran mengenai HIV selama dan menjelang Hari AIDS Sedunia.

Ide simbol pita merah ini berawal pada 1991 saat 12 seniman berkumpul di sebuah galeri di East Village, New York, Amerika Serikat.

Dalam pertemuan itu, mereka membahas soal proyek baru AIDS Visual, organisasi seni tentang HIV di New York.

Lewat pertemuan itulah para seniman mencetuskan ide mengenai simbol pita merah yang dikenakan untuk menandakan kesadaran serta bentuk dukungan pada penderita HIV.

Pada saat itu, penderita HIV sangat distigmatisasi.

Tak hanya itu, banyak penderita HIV hidup bersembunyi karena takut menerima perlakuan diskriminasi.

Karena itu, para seniman ingin menciptakan ekspresi visual kasih sayang untuk Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Simbol pita merah oleh para seniman terinspirasi dari pita kuning yang diikat di pohon, untuk menunjukkan dukungan bagi pertempuran militer Amerika Serikat ketika Perang Teluk.

Mereka memutuskan bentuk lingkaran pada pita kuning sangat elegan dan mudah dibuat serta ditiru.

Lalu, warna merah dipilih karena berarti berani, serta terasosiasi dengan gairah, hati, dan cinta.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved