Cara Mencegah Diabetes Tipe 2, Lakukan 5 Tips Berikut Ini Termasuk Tingkatkan Vitamin D

Kasus yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kebutaan, gagal ginjal, penyakit jantung, dan kondisi serius lainnya.

TribunBatam
Ilustrasi diabetes 

TRIBUNSOLO.COM - Diabetes menjadi satu diantara penyakit yang banyak menyerang masyarakat Indonesia.

Kasus yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kebutaan, gagal ginjal, penyakit jantung, dan kondisi serius lainnya.

Baca juga: Tak Hanya Jaga Keamanan, Polisi yang Jaga di TPS Solo Diminta Jadi Duta Protokol Kesehatan Covid-19

Untuk diketahui, Diabetes tipe 2 adalah penyakit kronis yang menyerang jutaan orang di seluruh dunia.

Sebelum diabetes didiagnosis, ada periode dimana kadar gula darah tinggi, tetapi tidak cukup tinggi untuk didiagnosis sebagai diabetes.

Hal ini dikenal sebagai pradiabetes.

Diperkirakan hingga 70% orang dengan pradiabetes terus mengembangkan diabetes tipe 2.

Tidak boleh sembarang pilih makanan untuk diabetes. Perhatikan 5 asupan gizi di bawah ini untuk memenuhi kebutuhan nutrisi diabetesi.
Tidak boleh sembarang pilih makanan untuk diabetes. Perhatikan 5 asupan gizi di bawah ini untuk memenuhi kebutuhan nutrisi diabetesi. (DPCED Center)

Berikut 5 cara menghindari diabetes tipe 2 yang Tribunnews kutip dari Healthline.com:

1. Kurangi Gula dan Karbohidrat

Makan makanan bergula dan karbohidrat olahan dapat membuat orang yang berisiko berada di jalur cepat untuk mengembangkan diabetes.

Tubuh dengan cepat memecah makanan ini menjadi molekul gula kecil, yang diserap ke dalam aliran darah.

Kenaikan gula darah merangsang pankreas untuk memproduksi insulin, hormon yang membantu gula keluar dari aliran darah dan masuk ke sel tubuh.

Pada penderita pradiabetes, sel-sel tubuh resisten terhadap kerja insulin, sehingga gula tetap tinggi di dalam darah.

Untuk mengimbanginya, pankreas memproduksi lebih banyak insulin, berusaha menurunkan gula darah ke tingkat yang sehat.

Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan kadar gula darah dan insulin semakin tinggi, sampai kondisi tersebut akhirnya berubah menjadi diabetes tipe 2.

Banyak penelitian telah menunjukkan hubungan antara seringnya konsumsi gula atau karbohidrat olahan dan risiko diabetes.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved