Pilkada Solo 2020
Hasil Pilkada Solo : Bagyo Kalah di Kandang Sendiri, Perolehan 58 Suara Dianggap Sudah Luar Biasa
Apalagi, kawasan rumah Bagyo menurut dia masih didominasi oleh PDI Perjuangan.
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Eka Fitriani
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kekalahan Bagyo Wahyono di kandang sendiri di TPS 8 RT 3 RW 6 Kampung/Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan dilihat positif oleh Tim Pemenang.
Bagyo hanya mendapatkan 58 suara dan Gibran menang telak 146 suara.
Baca juga: Calon Wakil Bupati Sragen Suroto Beberkan Alasan Dirinya Diajak Maju Pilkada 2020
Baca juga: Hasil Akhir Quick Count Pilkada Solo 2020 : Versi Voxpol, Gibran Menang 86 Persen
Ketua Pemenangan Bajo Sigit Prawoso mengatakan, dalam perhelatan ini, Independen memang belum mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Apalagi, kawasan rumah Bagyo menurut dia masih didominasi oleh PDI Perjuangan.
"Masyarakat belum begitu memahami dan menerima Independen," papar Sigit, Rabu (9/12/2020).
"Disini (kawasan rumah Bagyo) mayoritas markas besar PDI Perjuangan," kata Sigit.
Dia beranggapan capaian 58 suara di TPS 8 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan ini sudah luar biasa.
"Hasilnya tetap luar biasa karena Independen baru muncul sekarang ini," kata Sigit.
Sebelumnya, Calon Wali Kota Solo Bagyo Wahyono kalah di TPS 8 RT 3 RW 6 Kampung/Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan.
TPS tersebut berada di depan rumah Bagyo Wahyono.
Pantauan di lapangan, hasil dari penghitungan suara tersebut Gibran mendapatkan 146 suara.
Sementara, Bagyo Wahyono mendapatkan 58 suara.
Diketahui ada suara tidak sah sebanyak 45 suara.
Total suara sah ada 204.
Sementara, total suara sah dan tidak sah 249.
Sementara, jumlah DPT yang tidak hadir 179 dari total 428 DPT.
Penghitungan dimulai pukul 13.45 WIB sampai pukul 14.55 WIB.
Diketahui, masyarakat terlihat antusias dengan penghitungan tersebut. (*)