Breaking News:

Pilkada Klaten 2020

Evaluasi Pilkada Klaten 2020 : KPU Klaten Sempat Khawatirkan Erupsi Merapi

KPUD Klaten menilai penyelenggaraan pemungutan suara Pilkada Klaten 2020 sudah berjalan lancar tanpa ada kendala yang cukup serius

TribunSolo.com/Adi Surya
Ketiga pasangan calon yang berkontestasi dalam Pilkada Klaten 2020 menunjukkan nomor urut yang mereka dapatkan di Kantor KPU Klaten, Kamis (24/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - KPU Klaten menilai penyelenggaraan pemungutan suara Pilkada Klaten 2020 sudah berjalan lancar tanpa ada kendala yang cukup serius.

KPU Klaten sempat mengkhawatirkan 2 faktor yang menghambat kebetulan pemungutan suara, Rabu (9/12/2020) lalu.

Baca juga: Hasil Pilkada Klaten 2020 : Paslon MULYO Menang juga dalam Versi Hitung Manual KPU RI

Baca juga: Berikut Hasil Pilkada di 3 Desa Sekitar Lereng Merapi, Pasangan MULYO Di Atas Angin

Saat ditemui TribunSolo.com, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten, Samsul Huda, ia mengatakan dua kendala ini tidak terjadi saat pemungutan.

"Secara keseluruhan proses pemungutan suara semua berjalan lancar tanpa adanya kendala yang berarti," ujar Samsul Huda saat ditemui di Kantornya, Kamis (10/12/2020).

Ia menjelaskan, adapun dua hal ini sempat dikhawatirkan oleh pihaknya sebelum hari pemungutan suara yakni, salah satunya erupsi Gunung Merapi.

Selain itu, Samsul mengatakan faktor cuaca ekstrem yang datang melanda karena masuknya musim penghujan ini juga menjadi satu yang dikhawatirkan terjadi saat pemungutan suara kemarin.

"Alhamdulillah, dua hal ini tidak terjadi dan terlihat semesta mendukung hari pemungutan suara, lihat saja kemarin cuaca bagus dan Gunung Merapi juga bersahabat," katanya.

Samsul mengaku tingkat partisipasi masyarakat yang datang untuk mencoblos saat pemungutan suara Pilkada Klaten 2020, itu juga cukup tinggi.

Meski demikian, namun pihaknya belum bisa memastikan data hari ini karena proses penghitungan masih berjalan di tingkat kecamatan.

"Sebenarnya target partisipasi pemilih sebesar 77,5 persen itu cukup berat, apalagi Pilkada tahun berlangsung di tengah pandemi Covid-19," katan Samsul.

"Namun dari penghitungan sementara kita berhasil melampaui angka itu, meski hasil penghitungan yang ada belum resmi ya," imbuhnya.

Diapun juga mengapresiasi jajaran penyelenggara Pilkada Klaten dari tingkat KPPS, PPS hingga PPK.

Samsul mengakui jajaran penyelenggara Pilkada Klaten dari KPPS hingga PPK yang berhasil meyakinkan pemilih untuk tidak takut datang untuk mencoblos karena ketatnya penerapan protokol kesehatan di TPS.

"Kami juga sangat mengapresiasi kinerja seluruh penyelenggaraan Pilkada kemarin yang, sudah bekerja keras meyakinkan masyarakat untuk mencoblos," jawabnya (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved