Breaking News:

Pilkada Sukoharjo 2020

Coblosan Pilkada Sukoharjo Kelar, Masih Ada Petugas Gagal Paham Antara Surat Suara Tak Sah dan Rusak

Kesalahan administrasi masih ditemukan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di Pilkada Sukoharjo 2020.

TribunSolo.com/Agil Tri
Petugas KPU Sukoharjo menunjukkan kertas surat suara Pilkada Sukoharjo 2020 yang rusak di lokasi penyortiran dan pelipatan, Senin (30/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kesalahan administrasi masih ditemukan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di Pilkada Sukoharjo 2020.

Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto mengatakan temuan tersebut masih ada ketika rekapitulasi surat suara.

Baca juga: Truk Fuso Terguling di Underpass Makamhaji Sukoharjo, Arus Lalulintas Dialihkan dari Tugu Lilin

Baca juga: UPDATE Rekapitulasi Pilkada Klaten 13 Desember 2020: Data Masuk 93,49 persen, Paslon MULYO Unggul

"Berjalan lancar, cuma itu pemahaman petugas di bawah terkait administrasi ini kan belum imbang, belum merata," kata Bambang kepada TribunSolo.com, Sabtu (12/12/2020).

Pemahaman yang dimaksud Bambang seperti tentang surat suara yang rusak dengan surat suara yang tidak sah.

"Ini beda kalau surat suara yang dikembalikan karena ada kerusakan lalu minta ganti itukan terkait suara rusak," tutur dia.

"Kalau ditemukan misal ada dua coblosan atau tidak di kotak calon itu surat suara tidak sah," tambahnya.

Para petugas ditemukan melaporkan keduanya secara bersama-sama sehingga data yang masuk tidak sinkron.

"Ketika di administrasi, di berita acara tidak sinkron karena terhitung dua kali," ucapnya.

Bambang sangat menyayangkan kejadian tersebut apalagi kesalahan administrasi bisa mempengaruhi hasil.

Halaman
1234
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved