Satu Keluarga Tewas di Baki

Sidang Pembunuhan 4 Nyawa di Baki, Keluarga Datangi PN Sukoharjo Bawa Poster : 'Nyawa Dibayar Nyawa'

Keluarga dari almarhum Suranto, mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo, Senin (14/12/2020).

TribunSolo.com/Agil Tri
Keluarga dari almarhum Suranto, mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo, Senin (14/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Keluarga dari almarhum Suranto, mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo, Senin (14/12/2020).

Selain anggota keluarga, teman dan tetangga Suranto juga hadir dalam persidangan kedua kasus pembantaian sekeluarga di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Jumat (22/8/2020).

Saat itu ada empat orang yang dihabisi Henry Taryatmo (41) dengan mengerikan yakni Suranto (43) dan Sri Handayani (36) serta RRI (10) anak kelas 5 SD dan DAH (6) yang masih TK.

Menurut kerabat Suranto, Agung Cahyono, ada sekitar 30 orang yang datang untuk melihat proses persidangan. 

Baca juga: Awas! Jelang Awal Tahun Baru 2021 Cuaca Ektrem Mengancam, Warga di Solo Raya Diminta Wajib Waspada

Baca juga: Keluarga Dukung JPU Tuntut Pelaku Pembantaian 4 Nyawa di Baki, dengan Pasal Pembunuhan Berencana

"Kami di sini hanya mengawal saja, proses persidangan," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (14/12/2020).

Sembari membawa poster dengan tulisan harapan agar pelaku dituntut maksimal, mereka menanti jalannya persidangan di halaman PN Sukoharjo. 

Meskipun sidang yang melibatkan terdakwa Henry Taryatmo itu dilakukan secara daring (online). 

Proses sidang sendiri dilakukan di tiga lokasi, yakni Majelis Hakim di PN Sukoharjo, JPU dan saksi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo, dan tersangka HenriyTaryatmo di Polres Sukoharjo. 

"Yang masuk ke dalam biarkan keluarga saja, sebanyak lima orang," ucapnya. 

Dia mengatakan, pada sidang pertama dengan agenda pembacaan dakwaan pada Senin (7/12/2020) lalu, menurut dia puas. 

Sebab, terdakwa dijerat dengan pasal berlapis dengan Pasal 340 sebagai pasal utama. 

"Hasil tuntutan memuaskan, ada tiga pasal yang masuk, yaitu pembunuhan berencana, penggelapan, sama pembunuhan anak. Dan kita puas dengan itu," jelasnya. 

Dia berharap pelaku bisa dijatuhi hukuman mati oleh majelis hakim nanti.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved