Berita Karanganyar Terbaru
Imbas Isu Karantina Pemudik Solo, Wisata Karanganyar Kena Getah : Banyak Pesanan Hotel Dibatalkan
Wacana karantina pemudik yang masuk ke Kota Solo berdampak pada sektor pariwisata di Kabupaten Karanganyar.
Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – Wacana karantina pemudik yang masuk ke Kota Solo berdampak pada sektor pariwisata di Kabupaten Karanganyar.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Karanganyar, Titis Sri Jawoto menyebut banyak pesanan hotel dan agen wisata yang terpaksa dibatalkan.
"Padahal itu ada di Solo namun berdampak juga pada Karanganyar," kata Titis kepada TribunSolo.com, Senin (14/12/2020).
Baca juga: Tak Hanya Solo, Hotel di Karanganyar Kena Getah Isu Karantina, Ratusan Pesanan Kamar Pun Dibatalkan
Baca juga: Klaim Ratusan Juta Melayang, Pengelola Hotel di Solo Minta Kepastian Kebijakan Karantina Pemudik
Menurutnya, banyak masyarakat yang salah paham dan menjadi takut untuk berwisata di Karanganyar setelah wacana karantina mandiri tersebut mencuat.
"Kami menghargai kebijakan Pemerintah Kota Solo, namun Karanganyar memiliki kebijakan sendiri," ujarnya.
Titis menyarankan agar setiap wisatawan yang masuk Kota Solo untuk melalui area tol.
"Masuk lewat tol saja nanti bisa langsung ke Kebakkramat dan dekat dengan pusat kabupaten," jelasnya.
Ratusan Kamar Dibatalkan
Sebelumnya, dampak isu karantina pemudik tidak hanya dirasakan para pelaku industri perhotelan di Kota Solo.
Mereka yang berada di kabupaten sekitar Kota Solo juga merasakannya, tak terkecuali Lorin Solo Hotel, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.
Public Relations Manager Lorin Solo Hotel, Dhani Wulandari mengungkapkan ratusan kamar terpaksa dibatalkan para pelanggannya pasca isu tersebut mencuat.
Mereka yang membatalkan pesanannya berasal dari korporasi, free individual traveller, online travel agent, dan komunitas.
Baca juga: Klaim Ratusan Juta Melayang, Pengelola Hotel di Solo Minta Kepastian Kebijakan Karantina Pemudik
Baca juga: Curhat Pengelola Hotel karena Isu Karantina Pemudik : Susah Kembalikan Trust Pelanggan
Kebanyakan dari mereka berasal dari Jakarta dengan rerata lama menginap yakni satu hari satu malam.
Kebanyakan yang membatalkan pesanan akan menginap per 15 Desember 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/grojogan-sewu_1.jpg)