Berita Sukoharjo Terbaru

Hotel di Sukoharjo Menjerit, Banyak Pesanan Batal & Rugi Rp 1 Miliar, Imbas Karantina Pemudik Solo?

Sejumlah hotel di Sukoharjo terkena imbas rencana karantina pemudik yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo saat libur Natal dan Tahun Baru.

Tayang:
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Adi Surya Samodra
Dok The Alana Hotel Solo
Ilustrasi Aksi kampanye hotel di Solo yang membuat sinyal bertuliskan 'LOVE' menggunakan lampu kamar, Jumat (3/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Sejumlah hotel di Sukoharjo terkena imbas rencana karantina pemudik yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo saat momen libur natal dan tahun baru (Nataru).

Marcom Hotel Best Western Premier Solo Baru, Denis Ardaniswara mengatakan pernyataan yang disampaikan Wali Kota Solo, Fx Hadi Rudyatmo terkait rencana tersebut mempengaruhi perputaran bisnis hotel. 

Bahkan, sejumlah tamu di Hotel Best Western Solo Baru banyak yang melakukan pembatalan pesanan. 

"Kalau dipresentase, yang cancel booking-an sampai 50 persen," kata Denis, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Respon Perhimpunan Hotel dan Restoran Solo Tanggapi Kebijakan Baru Pemudik : Semoga Tidak Terlambat

Baca juga: Libur Natal & Tahun Baru di Solo, Pemudik Wajib Karantina Mandiri, Wisatawan Boleh Tidur di Hotel

Denis menjelaskan, tamu yang melakukan pembataan pemesanan saat libur Nataru tidak hanya tamu yang mau menginap saja. 

Tapi ada tamu VIP, yang melakukan pertemuan bisnis di Hotel Best Western Solo Baru. 

"Kalau dihitung kerugian, kita rugi sekitar Rp 1 miliyar," jelasnya.

"Soalnya meeting kita juga banyak, tamu kita yang VIP aja sampai sekitar Rp400 juta yang lose, itu belum yang meeting," terangnya. 

Denis menjelaskan, meski Pemkot Solo telah menarik lagi kebijakannya soal karantina pemudik, namun hal itu tidak mengembalikan pelanggan mereka yang telah membatalkan pemesanan. 

Sebab, sejumlah pelanggan sudah mengalihkan pesanan mereka ke kota lain. 

"Meski kebaikan itu sudah ditarik lagi, mereka sudah mengalihkan ke kota lain seperti Jogja. Jadi tidak mengembalikan customer kami," tandasnya.

Sulit Kembalikan Kepercayaan 

Sementara itu, dampak isu karantina pemudik tidak hanya dirasakan para pelaku industri perhotelan di Kota Solo. 

Mereka yang berada di kabupaten sekitar Kota Solo juga merasakannya, tak terkecuali Lorin Solo Hotel, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved