Breaking News:

Update Gunung Merapi

Update Gunung Merapi 19 Desember 2020 : Kawah Putih Tertutup Kabut, Terjadi 3 Kali Guguran

Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di status siaga atau level III sampai Sabtu (19/12/2020), pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Agil Tri
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Penampakan Gunung Merapi di Kaliworo, Desa Siderejo, Kecamatan Kemalang, Klaten 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM - Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di status siaga atau level III sampai Sabtu (19/12/2020), pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Kawah Merapi tidak teramati, tertutupi kabut hingga kabut 0-III.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com dalam laporan pengamatan aktivitas Gunung Merapi oleh KESDM, Badan Geologi, PVMBG, BPPTKG, Sabtu (19/12/2020) pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, Cuaca berawan, dan mendung serta angin bertiup lemah hingga kencang ke arah timur.

Suhu udara sekitar 12,5 hingga 24,7 derajat Celcius, dengan kelembaban udara 62 sampai 90 persen.

Selain itu, teramati di Gunung Merapi miliki tekanan udara 567,3 hingga 708,3 mmHG

Baca juga: Daftar Lengkap Hasil Rekapitulasi Suara Pilkada Klaten 2020, Sri Mulyani-Yoga Kusai 23 Kecamatan

Baca juga: Nestapa Terminal Ir Soekarno Klaten saat Pandemi : Aktivitas Turun 50 Persen,Jelang Libur Masih Sepi

Baca juga: Sah! Boyolali Dipimpin Said Hidayat-Wahyu Irawan, Menang Mutlak Lawan Kotak Kosong 95,5 Persen Suara

Baca juga: Data Real Count KPU Boyolali Nyaris 100 Persen : Said-Wahyu 95,5 Persen, Kotak Kosong 4,5 Persen

Kemudian berdasarkan hasil pantauan visual, gunung Merapi tertutup kabut hingga 0-III.

Sehingga asap kawah putih tidak teramati dari pantauan visual.

Tercatat ada 3 kali guguran dengan panjang gelombang 8-24 milimeter, Durasi : 37,8 hingga 49,8 detik.

Lalu, Merapi mengeluarkan hembusan sebanyak 2 kali dengan panjang gelombang 4 hingga 14 milimeter serta durasi 14,1 hingga 15,8 detik

Kemudian untuk fase banyak di gunung Merapi terjadi 26 kali dengan panjang gelombang 3 sampai 15 milimeter dengan durasi 5,6 detik hingga 7,8 detik.

Serta vulkanik dangkal sebanyak
11 kali, dengan panjang gelombang 39 sampai 75 milimeter dengan durasi 13,5 detik sampai 39,2 detik.

Gunung Merapi terletak diantara 2 Provinsi yaitu Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, serta 4 Kabupaten yang diantarannya Sleman, Magelang, Boyolali, serta Klaten.

Sementara posisi geografis Merapi sendiri yaitu 7,542 derajat Lintang Selatan dan 110,442 derajat Bujur Timur dengan ketinggian 2968 mdpl.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved