Breaking News:

Tips Menghindari Aquaplaning, Penyebab Laka Tunggal di Sragen hingga Mobil Terbakar

Aquaplaning adalah kondisi dimana air di depan ban berkumpul dan tidak dapat dialirkan maupun diteruskan meski roda berputar. Tips menghindari Aquapla

TribunSolo.com / Rahmat Jiwandono
Mobil yang hangus terbakar di Tol Solo-Ngawi diangkut menggunakan towing car di halaman Polres Sragen 

TRIBUSOLO.COM - Polisi menyebut penyebab kecelakaan di Tol Solo-Ngawi, tepatnya di KM 527, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen pada Jumat (18/12/2020) lalu karena Aquaplaning.

Aquaplaning adalah kondisi dimana air di depan ban berkumpul dan tidak dapat dialirkan maupun diteruskan meski roda berputar.

Akibat dari Aquaplaning ini ban mobil bisa kehilangan traksi atau cengekraman.

Resiko mobil terjadi Aquaplaning lebih besar saat musim hujan telah tiba.

Baca juga: Gara-gara Genangan Air, Mobil Plat AB Ini Tabrak Pembatas Jalan hingga Terbakar, Sopir Tewas

Baca juga: Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Solo-Ngawi Disebut Aquaplaning, Begini Penjelasannya

Baca juga: Waspada Rawan Kecelakaan, Simak 5 Tips Mengemudi Aman di Jalan Tol saat Turun Hujan

Baca juga: RESMI, Stadion Manahan Steril dari PKL Mulai 1 Januari 2021, Pedagang Direlokasi ke Tempat ini

Sehingga sudah selayaknya pengendara lebih berhati-hati saat mengemudi di permukaan jalan yang diguyur hujan dan disertai tantangan lain.

Seperti pandangan area sekitar yang buruk, jalanan licin, genangan air, serta rintangan yang tak terduga seperti pohon tumbang.

Dalam kondisi ini, pengendara memerlukan penyesuaian cara mengemudi dan kewaspadaan ekstra. Terutama saat memeriksa kondisi mobil agar tetap prima.

Sebuah mobil terbakar di jalur exit tol Pungkruk Sragen, Jumat (18/12/2020).
Sebuah mobil terbakar di jalur exit tol Pungkruk Sragen, Jumat (18/12/2020). (TribunSolo.com / istimewa)

Dikutip dari Kompas.com Cara Benar Antisipasi Saat Mobil Terkena ”Aquaplaning” ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menghindari Aquaplaning.

Customer Care Director General Motors Indonesia Dadan Ramadhani, secara khusus memberikan beberapa tips:

1. Perlambat kendaraan saat melintasi genangan air untuk mengecilkan risiko terjadinya selip dan menambah jarak aman dengan kendaraan di depan. Kecepatan yang lebih rendah juga mengurangi kemungkinan terjadinya aquaplaning. Akibatnya, ada lapisan lain (air) antara ban dan permukaan jalan, akibatnya ban mulai "mengambang" dan kendaraan berpotensi tergelincir karena tidak ada daya cengkram.

Halaman
12
Editor: Agil Tri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved