Breaking News:

Gibran Terseret Isu Tas Bansos

Respon Tim Pemenangan Gibran-Teguh : Tak Ada Dana Bansos untuk Kampanye Pilkada Solo 2020

Putut mengungkapkan sebagian dana kampanye yang dikeluarkan pasangan Gibran - Teguh berasal dari iuran teman-teman fraksi PDIP.

TribunSolo.com/Adi Surya
Gibran Rakabuming Raka bersama Putut Gunawan melihat hasil hitung cepat suara sah Pilkada Solo 2020 di kantor DPC PDIP Solo, Rabu (9/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tak hanya putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dituduh cawe-cawe dalam bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial.

Tetapi dana kasus korupsi bansos yang menyeret mantan Menteri Juliari Peter Batubara, menyasar partainya PDIP untuk memenangkan Pilkada serentak 2020.

Namun adanya dugaan aliran dana kasus korupsi bansos ditampik tim pemenangan Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa.

Baca juga: Gibran Tetap Blusukan, Bagi Buku & Masker di Tengah Isu Tas Bansos yang Bikin Trending di Twitter

Baca juga: Dana Kampanyenya Dituduh dari Korupsi Bansos, Gibran Tegaskan : Saya Tidak Pernah Menerima Apapun

Ketua Tim Pemenangan Gibran - Teguh, Putut Gunawan menegaskan tidak ada aliran dana bansos ke dalam dana kampanye Pilkada Solo 2020.

"Tidak ada!," kata Putut kepada TribunSolo.com, Senin (21/12/2020).

Putut mengungkapkan sebagian dana kampanye yang dikeluarkan pasangan Gibran - Teguh berasal dari iuran teman-teman fraksi PDIP.

"Sebagian dari mas Gibran, sebagian urunan kawan-kawan fraksi. Sebagian dari urunan kas partai, selain dari beberapa penyumbang," ungkapnya. 

Berdasarkan Laporan Akhir Pengeluaran Dana Kampanye yang diterima KPU Kota Solo, Gibran - Teguh mengeluarkan sebanyak Rp 3.215.119.818.

Sementara dana kampanye yang diterima pasangan yang diusung PDI Perjuangan tersebut mencapai Rp 3.215.436.500.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved