8 Negara Maju yang Menteri Kesehatannya Bukan Kalangan Dokter, Ada Ekonom hingga Jurnalis
Budi Gunadi menggantikan Terawan Agus Putranto yang masuk dalam menteri yang di-resuflle pemerintah Jokowi-Ma'ruf.
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi menunjuk seorang bankir lulusan fisika untuk menjabat Menteri Kesehatan RI.
Bankir tersebut ialah Budi Gunadi Sadikin.
Budi Gunadi menggantikan Terawan Agus Putranto yang masuk dalam menteri yang di-resuflle pemerintah Jokowi-Ma'ruf.
Baca juga: Pundi Kekayaan Wahyu Trenggono Sang Menteri Kelautan Baru Jokowi : Tanahnya Tersebar di Solo Raya
Baca juga: Yaqut Qoumas, Dari Ketua Ansor Jadi Menteri Agama, Pernah Sampaikan Sikapnya ini Soal Insiden FPI
Ternyata, tak hanya Indonesia yang memiliki Menkes berlatar belakang pendidikan kesehatan atau kedokteran.
Delapan negara maju ini pun memilih menkes bukan dari kalangan dokter, yang dihimpun dari berbagai sumber.
1. Australia
Menteri Kesehatan Australia, Gregory Hunt, memiliki latar belakang pendidikan di bidang hukum dari University of Melbourne dan Magister di bidang hubungan internasional dari University of Yale.
Hunt telah menjadi Menkes sejak tahun 2017. Sebelumnya ia menjabat Menteri Industri, Inovasi, dan Sains tahun 2016. Serta Menteri Lingkungan Hidup 2013-2016.
2. Singapura
Gan Kim Yong telah menduduki jabatan Menteri Kesehatan Singapura sejak 2011 hingga sekarang. Ia merupakan lulusan S1 dan S2 University of Cambridge Bachelor of Arts bidang Teknik Elektro.
Sebelumnya, ia juga merupakan seorang Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pendidikan Singapura tahun 2005.
3. Selandia Baru
Andrew James Little, mulai menjabat sebagai menteri kesehatan Selandia Baru tahun 2020.
Ia sebelumnya merupakan Menteri Perjanjian Waitangi, di bawah supervisi Kementerian Kehakiman.
4. Jepang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/budi-gunadi-sadikin-wakil-menteri-bumn-yang-disebut-sebut-bakal-menjadi-menteri-kesehatan.jpg)