Berita Sukoharjo Terbaru

Nonton Pertandingan Voli, Dua Kelompok Suporter di Sukoharjo Bentrok, Bermula dari Adanya Provokasi

Dua kelompok pemuda dari Kelurahan Kriwen dan Kelurahan Kenep, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo terlibat bentrokan ketika menyaksikan pertandingan voli.

Tayang:
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Agil Tri
Ikhrah damai di Kantor Kelurahan Kriwen, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, Jumat (1/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dua kelompok pemuda dari Kelurahan Kriwen dan Kelurahan Kenep, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo terlibat bentrokan. 

Plt. Camat Sukoharjo, Havid Danang mengatakan, kejadian tersebut bermula saat ada pertandingan voli antara kedua kelurahan tersebut. 

Namun, saat pertandingan berlangsung, kelompok massa dari kedua kelurahan tersebut justru terlibat bentrok. 

"Itu pertandingan pas bulan September 2020 lalu. Pertandingan persahabatan, tidak ada izinnya," katanya, Jumat (1/1/2021).

Pertandingan tersebut dibuat di Kenep, yang mengundang tim dari Kriwen. 

Baca juga: Pemain Voli Cantik yang Sempat Viral, Sabina Altynbekova Putuskan Nikah Muda, Sosok Suaminya Disorot

Baca juga: Si Tengil Randu Atlet Voli Indonesia Lagi-lagi Bikin Gemas Tuan Rumah, Kena Smash Malah Cengegesan

Namun saat pertandingan antara Kenep dan Kriwen, terjadi bentrokan antar suporter. 

"Penyebabnya karena ada yang provokasi, dan terjadi pemukulan antar suporter," ucapnya. 

Usai kejadian tersebut, pemerintah desa dari kedua kelurahan tersebut mencoba melakukan mediasi untuk mendamaikan kedua belah pihak yang berseteru. 

"Mediasi di tingkat kelurahan sebanyak dua kali, dan gagal. Hingga dari Kriwen melaporkan ke pihak kepolisian," ucapnya.

Setelah laporan tersebut, dari pihak kepolisian menyarankan untuk pemerintah desa dan kecamatan melakukan mediasi damai, atau penyelesaian dengan kekeluargaan. 

Baca juga: UNS Solo Jadi Tuan Rumah Liga Voli Mahasiswa Livoma 2019, Simak Jadwalnya

Baca juga: Tim Voli Duduk Indonesia Fokus Simulasi Pertandingan Jelang Asian Para Games 2018

Hingga mediasi kembali dilakukan oleh Muspika sebanyak dua kali. 

"Ini mediasi kedua, dan sudah selesai. Kedua belah pihak telah ikrah damai," ucapnya. 

Havid berharap, segala bentuk kegiatan masyarakat agar dilaporkan, mengingat saat ini masih pandemi Covid-19. 

Dan kejadian pertikaian antar kelompok massa tidak terjadi lagi. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved