Breaking News:

20 Teroris JAD Sulsel Diringkus di 5 Lokasi Berbeda, Dua Saudara dari Bomber di Filipina Tewas

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam menyebut 20 terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah ( JAD) Sulsel ditangkap Densus 88 Mabes Polri bersama P

Editor: Agil Tri
KOMPAS.COM/HIMAWAN
Kapolda Sulsel (kanan) saat menunjukkan beberapa barang bukti terduga teroris JAD Sulsel di Aula Mappaoddang, Mapolda Sulsel, Kamis (7/1/2021). 

Sebelumnya diberitakan, dua orang yang diduga teroris tewas saat ditangkap tim gabungan Densus 88 Mabes Polri bersama tim gegana Polda Sulsel dan aparat Polrestabes Makassar di Jalan Boulevard, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Rabu (6/1/2021) pagi.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan dua terduga teroris tersebut merupakan jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berinisial MR dan SA.

Saudara Pelaku Bom di Filipina

Satu terduga pelaku teror berinisial MR (44) yang tewas tertembak di perumahan Villa Mutiara Biru, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (6/1/2021) merupakan saudara kandung pelaku bom bunuh diri Gereja Katolik di Jolo, Filipina, (27/1/2019).

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengatakan MR bersaudara dengan Ulfa Handayani Saleh, pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 27 orang tewas di gereja itu.

Ulfa saat itu merupakan suicide bomber bersama dengan suaminya Rullie Rian Zeke. Keduanya berasal dari Sulawesi Selatan.

"Terduga pelaku (MR) terlibat dalam perencanaan bom gereja Jolo 2019 suami istri di Filipina. Ulfa saudara kandung dari tersangka (MR)," ujar Merdisyam saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Kamis (7/1/2021).

Senada dengan Merdisyam, Analis Bidang Intelijen Densus 88 Mabes Polri Brigjen Pol Ibnu Suhendra mengatakan, dua terduga pelaku yang tewas itu juga berencana mengebom bunuh diri seperti yang dilakukan Ulfa dan suaminya di Filipina.

Aksi ini direncanakan setelah sebelumnya gagal ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS pada 2016.

"(Setelah) dipulangkan ke Makassar. Kembali lagi rencana ke Suriah. Namun karena tidak bisa berangkat lagi dua jaringan ini merencanakan bunuh diri. Sama seperti saudaranya di Jolo, Filipina," ucap Ibnu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved