Breaking News:

Tanggapan Ganjar Pranowo Terkait Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Jawa & Bali: Sudah Siap

Pemerintah pusat mengumumkan kebijakan pematasan kegiatan di Jawa dan Bali mulai 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021. Ini kata Ganjar.

(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 

TRIBUNSOLO.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku siap dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat soal pembatasan kegiatan masyarakat di Pulau Jawa dan Pulau Bali.

Kebijakan ini akan berlaku mulai 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021.

Bahkan, Ganjar sudah memetakan wilayah mana saja yang akan dibatasi dengan ketat.

Baca juga: Promo McD PSBB sampai 30 November 2020: Beli PaMer 5 Gratis 2 Chicken Burger

Baca juga: Tarik Rem Darurat, PSBB Transisi di DKI Jakarta Diperpanjang hingga 6 Desember 2020

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Cari 10 Kiai untuk Jadi Penerima Vaksin Covid-19, Ini Tujuannya

Diberlakukan di daerah ini

Gubernur Ganjar menjelaskan, implementasi kebijakan tersebut tidak diterapkan pada satu wilayah provinisi. 

"Tadi diarahkan itu tidak dilakukan pada satu wilayah teritori pemerintahan, jadi umpama satu Jateng gitu tidak. Namun pada daerah-daerah yang punya indikator memang butuh perhatian khusus atau zona merah," ujar dia.

Menurut Ganjar, ada beberapa daerah di provinsinya yang harus diperhatikan secara khusus.

"Dan itu ada di sekitar Semarang RayaSolo Raya dan saya tambahkan Banyumas Raya. Tapi wabil khusus Semarang Raya dan Solo Raya," kata Ganjar.

Pengetatan yang dimaksud, bisa disebut Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).

Masih menunggu peraturan resmi dari pusat

Gubernur Ganjar kini masih menunggu aturan resmi dari pemerintah pusat.

Halaman
12
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved