Breaking News:

Abu Bakar Baasyir Bebas

Respon Jubir Ponpes Ngruki Soal Pencopotan Spanduk Penyambutan Jelang Kedatangan Abu Bakar Ba'asyir

Pencopotan spanduk penyambutan Abu Bakar Ba'asyir oleh Satpol PP Sukoharjo disayangkan pihak Ponpes Al Mukmin Ngruki.

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Ryantono Puji Santoso
Sejumlah petugas satpol pp mencopot spanduk penyambutan Abu Bakar Ba'asyir di kawasan Pondok Pesantren Al-Mukmin, Ngruki, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (8/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pencopotan spanduk penyambutan Abu Bakar Ba'asyir oleh Satpol PP Sukoharjo disayangkan pihak Ponpes Al Mukmin Ngruki. 

Pencopotan tersebut dilakukan pada Jumat (8/1/2021). 

Jubir Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Sukoharjo, Endro Sudarsono mengatakan, sebenarnya spanduk tersebut adalah ekspresi dari masyarakat.

Walaupun tidak ada izin atau ilegal harusnya dibiarkan dahulu satu atau dua hari.

Baca juga: Operasi Yustisi Digelar di Ponpes Ngruki, Kendaraan Taktis Dikerahkan, Jubir Ponpes : Warga Takut

Baca juga: Suasana Terkini Ponpes Ngruki Sukoharjo Jelang Kedatangan Abu Bakar Baasyir : Penjagaan Ketat

Baru setelah itu bisa dilakukan pencopotan. Hal itu menurut Endro untuk menjaga perasaan masyarakat yang memasangnya. 

"Kita sayangkan adanya pencopotan Spanduk Penyambutan Abu Bakar Ba'asyir, itu ekspresi masyarakat," papar Endro, Jumat (8/1/2021). 

Menurut dia, petugas dan Pondok sudah bersinergi untuk tidak ada kerumunan.

Pencopotan Spanduk

Sebelumnya, spanduk ilegal tanpa izin bertuliskan selamat datang Abu Bakar Ba'asyir dicopot, Jumat (8/1/2021).

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved