Tips Pengereman Mobil saat Hujan Deras Agar Terhindar dari Kecelakaan, Pahami Karakter Rem Kendaraan

Bagaimana kiat berkendara dengan aman dan juga nyaman saat hujan deras? Berikut sejumlah tipsnya.

Dok Otomotif
Ilustrasi mengemudi di hujan deras. 

6. Hindari genangan/banjir

Hujan yang deras akan menutupi semua jalanan bahkan sampai ke lubang-lubangnya sekali pun.

Jangan sampai Ladies haris terjebur ke dalam lubang yang ditutupi oleh genangan air tersebut.

7. Rem jauh

Berhenti di jalanan yang basah akan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan jalan kering.

Jadi biasakan mulai menginjak rem saat jarak masih jauh untuk menghindari mobil tergelincir.

Hindari juga rem patah alias biasakan menginjak rem secara perlahan untuk menghindari kecelakaan.

Baca juga: Kondisi Chacha Sherly Eks Trio Macan Sebelum Meninggal Dunia, Tak Sadar Diri Usai Alami Kecelakaan

Kenali Fitur Penunjang Keselamatan pada Mobil Saat Musim Hujan

Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana mengatakan, fitur-fitur tersebut hanya bersifat sebagai penunjang, belum tentu menyelamatkan.

Berikut beberapa fitur keamanan yang bermanfaat ketika musim hujan seperti sekarang.

-Antilock Braking System (ABS)
Fitur ini membantu pengemudi ketika harus mengerem mendadak untuk menghindari bahaya yang ada di depan. Fitur ini mencegah ban mengunci ketika pengemudi melakukan pengereman mendadak (hard braking)

Ketika ban mengunci, laju mobil tidak bisa dikendalikan dan punya potensi menabrak bahaya yang ada di depan. Dengan ABS, mobil yang melakukan hard braking tetap bisa bermanuver, karena posisi ban tidak terkunci.

Fitur ABS biasanya berdampingan dengan Electronic Brakeforce Distribution (EBD). EBD berfungsi untuk mendistirbusikan kekuatan rem ke empat roda.

Pasalnya, ketika mengerem beban mobil akan berpusat di depan dan fitur EBD membantu mendistribusikan kekuatan rem kepada empat roda lain sehingga pengereman menjadi maksimal.

-Traction Control System (TCS) dan Electronic Stability Control (ECS)
Kedua fitur ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan ABS dan EBD yaitu menjaga kestabilan dan traksi ban mobil ketika berjalan lurus atau berbelok.

Baca juga: H+3 Hari Raya Natal, Volume Lalu Lintas di Jalur Puncak Lenggang

TCS dan ECS pada dasarnya membantu pengemudi untuk mengendalikan kendaraanya ketika kehilangan kendali dan mengatur traksi yang dimiliki oleh ban.

“ECS efektif bekerja pada saat kendaraan menikung atau ditikungan sedangkan TSC bekerja saat kendaraan lurus,” kata Sony.

Tetapi perlu diingat sekali lagi bahwa fitur tersebut tidak bisa membuat pengemudi terhindar dari kecelakaan, namun sebagai pembantu pengemudi untuk lebih mudah mengendalikan kendaraan.

“Fitur tersebut hanya bersifat membantu, bukan mencegah terjadinya kecelakaan. Jadi pengemudi tetap harus berhati-hari agar tidak terjadi kecelakaan,” ucap Sony.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved