Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Karanganyar akan Terapkan PSBB, Pemkab Harap Hotel Bisa Bertahan dan Terapkan Protkes Ketat

Menjelang PSBB, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar berharap kepada pengelola hotel untuk ikut menaati aturan tersebut.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Agil Tri
TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
ilustrasi pelayanan hotel 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Menjelang PSBB, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar berharap kepada pengelola hotel untuk ikut menaati aturan tersebut.

Pemerintah pusat dan Pemkab Karanganyar akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

PSBB akan dimulai dari 11 hingga 25 Januari 2021.

Kepala Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto berharap meski PSBB, roda perputaran ekonomi hotel dan potensi wisata lainnya masih dapat berjalan dengan baik.

"Kita harap di masa PSBB, hotel masih bisa buka dan tentu saja dengan protokol kesehatan ketat," katanya kepada TribunSolo.com pada Jumat (8/1/2021) seusai mengikuti rapat koordinasi mengenai PSBB bersama Forkopimda Karanganyar.

Baca juga: PNS di Karanganyar Kerja dari Rumah saat PSBB 11-25 Januari Mendatang, Kecuali BPBD dan Dinkes

Baca juga: Hindari Nikah Tanggal 11-25 Januari 2021 saat PSBB, Bupati Karanganyar : Tolong Tahan, Syarat Ribet

Baca juga: Tak Ikuti Aturan PSBB Karanganyar 11-25 Januari, Dibubarkan Satpol PP, Diimbau Malam di Rumah Saja

Baca juga: Dinkes Karanganyar Jawab Isu Pelayanan Tutup saat PSBB : Jika Kami di Rumah,Siapa yang Layani Warga?

Dirinya mengisahkan tanpa ada harus PSBB usaha perhotelan dan penginapan di Karanganyar sudah merosot drastis.

"Di masa new normal, Hotel Alana yang memiliki kapasitas 200 kamar hanya terisi 30 kamar setiap harinya, jadi tanpa ada PSBB sudah terbatasi dengan sendirinya," ungkapnya.

Titis juga meyakini di PSBB kali ini masyarakat sudah memiliki kesadaran dan pemahaman yang baik mengenai protokol kesehatan Covid-19.

"Jangankan berlibur, untuk bekerja saja masyarakat memilih untuk di rumah," terangnya.

ilustrasi pelayanan hotel
ilustrasi pelayanan hotel (TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso)

Meskipun demikian, Titis tetap menekankan bahwa protokol kesehatan harus dijaga dan akan dikenakan sanksi apabila melanggar.

"Satgas Covid-19 di hotel kembali diperketat dan jangan ada perkumpulan yang menyebabkan kerumunan," ujarnya.

Dirinya berharap kerjasama antara Pemkab Karanganyar dan manajemen perhotelan selama PSBB mendatang dapat berjalan dengan baik.

"Kita harap kerjasama dengan perhotelan ini dapat terjaga dengan baik, seperti yang terus kita lakukan semenjak masa pandemi Covid-19 ini ada," tegasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved