Berita Solo Terbaru

Dicari : Pendonor Plasma Kovalesen, PMI Solo Kewalahan Cukupi Kebutuhan 60 Pasien Covid-19

Jumlah pendonor plasma konvalesen di Kota Solo masih kurang. PMI Solo membutuhkannya untuk 60 pasien Covid-19

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/(STR/AFP/China OUT)
ILUSTRASI : Foto ini diambil pada Selasa (18/02/2020) Seorang dokter sedang menangani pasien yang telah pulih dari infeksi virus corona (COVID-19) menyumbangkan plasma di Wuhan di Hubei, China. Sebelumnya Pejabat kesehatan China pada 17 Februari kemarin mendesak pasien yang telah pulih dari coronavirus untuk menyumbangkan darah sehingga plasma dapat diekstraksi untuk mengobati orang lain yang sakit kritis. (STR/AFP/China OUT) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jumlah pendonor plasma konvalesen di Kota Solo masih kurang.

Kepala Markas PMI Solo Agus Setyo Utomo menyampaikan pasien Covid-19 yang sudah sembuh untk mendonorkan darahnya. 

"Di Solo pasien yang sembuh covid-19 belum pada sadar untuk mendonorkan plasmanya," kata Agus Jumat (15/1/2021).

"Antara kebutuhan rumah sakit dengan pendonornya jauh sekali," tambahnya.

Baca juga: Satgas Ajak Penyitas Covid-19 Donorkan Plasma hingga Siapkan Bank Donor

Baca juga: Kasus Berjatuhan, UNS Solo Siapkan 27 Pendonor Plasma Convalescent yang Sudah Sembuh dari Covid-19

Agus mencatat setidaknya ada 60 pasien covid-19 di Kota Solo yang membutuhkan plasma konvalesen.

Jumlah tersebut tergolong banyak dan membuat PMI Solo cukup kewalahan untuk mencukupi.

"Yang antre sampai 60, kami bingung untuk mencari siapa yang mendonorkan darah," ujarnya.

"Bahkan kita sampai mencari data ke kelurahan dan belum efektif," imbuhnya menekankan.

Dirinya menduga jika minimnya pasien yang sudah sembuh dari covid-19 enggan mendonorkan darahnya disebabkan beberapa hal.

Baca juga: Bantu Penyembuhan Pasien Covid-19, PMI Solo Kini Bisa Layani Donor Plasma Konvalesen

Baca juga: Begini Perkembangan Terapi Plasma Darah Untuk Sembuhkan Pasien Positif Covid-19 di Kota Solo

"Saya kurang tau kendala pastinya, tapi ada yang takut, ada yang tidak ingin terpublikasi dan sebagianya," paparnya.

Dengan kampanye tersebut, Agus berharap masyarakat lebih sadar untuk saling membantu pasien covid-19 yang masih terpapar.

"Ini satu satunya terapi untuk kesembuhan pasien covid-19," aku dia.

"Mudah mudahan masyarakat penyintas mau mendonorkan darahnya," tandasnya.

Ajak Pasien Sembuh Donor

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved