Berita Sragen Terbaru

Kades Pengkok Sragen Didesak Mundur, Gegara Gagal Perbaiki Jalan, Ini Penjelasan Dinas

Kepala Desa (Kades) Pengkok, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen sempat didesak mundur dari jabatannya karena gagal melaksanakan perbaikan jalan

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Adi Surya Samodra
TribunJateng.com/Mahfira Putri
Puluhan warga Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen ketika menggeruduk kantor desa, Selasa (12/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Kepala Desa (Kades) Pengkok, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen sempat didesak mundur dari jabatannya karena gagal melaksanakan perbaikan jalan hotmix di 18 titik pada Selasa (12/1/2021) lalu. 

Sementara untuk perbaikan hotmix di titik tersebut pada 2021 ini nyaris mustahil kembali menggunakan Dana Bantuan keuangan Khusus (BKK) maupun Dana Desa (DD).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sragen, Joko Suratno menjelaskan, untuk persoalan BKK otomatis kembali ke kas daerah (Kasda) karena tidak terpakai. 

”Kenyataan sampai tutup tahun 31 Desember uang masih belum digunakan. Sesuai ketentuan ya harus kembali ke kasda,” katanya, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: Warga Pengkok Sragen Gelar Demo, Tagih Janji Kades yang Mau Perbaiki Jalan,Tapi Belum Direalisasikan

Baca juga: Pilih Mundur, Ratusan Anggota KPPS Sragen Ramai-ramai Tolak Rapid Test

Dia menyampaikan kegiatan apapun dari APBD dari kabupaten Sragen harus sudah selesai, termasuk BKK. 

Sehingga anggaran tersebut menjadi SILPA yang memungkinkan digunakan dalam APBD Perubahan. 

”Desa memang diberi Bantuan untuk dimaksimalkan dalam tahun yang berjalan, Kalau masih sisa ya harus kembalikan Kasda,” terangnya.

Ada 18 titik yang belum dikerjakan proyek hotmix jalan nyaris mustahil disetujui lagi. 

Jika penganggaran dimunculkan lagi, padahal sudah pernah disetujui namun tidak terlaksana tentu tidak menjadi prioritas. 

Baca juga: Ungkap Alasannya Mundur dari Indonesian Idol, Daniel Mananta: Gue Rasa Perlu Ada Regenerasi

Baca juga: Relawan Covid-19 Mundur Buntut Pembagian Masker di Acara Rizieq Shihab, Ini Tanggapan Doni Monardo

"Karena masih banyak usulan kegiatan lain yang masuk dalam daftar tunggu," papar Joko.

Selain itu, anggaran dari dana desa juga nyaris mustahil terealisasi. 

Pasalnya, alokasi dana desa tahun ini tidak untuk pembangunan infrastruktur melainkan untuk desa aman Covid-19.  

Demo Warga

Sebelumnya, warga menggelar demo di depan kantor Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, Selasa (12/1/2021).

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved