Berita Solo Terbaru

Meski Sudah Ada 152 Pendonor Plasma Konvalesen, 51 Pasien Covid-19 Masih Harus Antre

Sebanyak 152 pasien sembuh atau penyintas Covid-19 telah mendonorkan plasma konvalesen di PMI Cabang Kota Surakarta. 

Tayang:
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya
Masyarakat yang mendonorkan plasma darah konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 152 pasien sembuh atau penyintas Covid-19 telah mendonorkan plasma konvalesen di PMI Cabang Kota Surakarta. 

Wakil Ketua Organisasi PMI Kota Solo, M Farid Sunarto mengatakan, jumlah tersebut sudah melayani 284 kolf plasma konvalesen.

"Satu kantung bisa dibagi dua, kemudian jumlah pasien Covid-19 telah terlayani sebanyak 144 pasien," kata Farid, Senin (18/1/2021).

Baca juga: Update Corona Klaten 17 Januari 2021:102 Orang Positif, Satgas Ingatkan Protokol Kesehatan

Baca juga: Bantu Penyembuhan Pasien Covid-19, PMI Solo Kini Bisa Layani Donor Plasma Konvalesen

Meski begitu, jumlah pasien Covid-19 yang belum terlayani tidak sedikit. 

Masih ada setidaknya 51 pasien Covid-19 yang belum terlayani atau masih mengantri donor plasma kovalesen. 

"Mereka masih dalam antrean terdiri golongan A sebanyak 11 orang, golongan B sebanyak 19 orang, golongan O sebanyak 11 orang, golongan AB sebanyak 10 orang," tutur Farid. 

Guna memenuhi kebutuhan tersebut, Farid mengatakan dibutuhkan gotong royong semua pihak, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. 

Itu kaitannya dengan sinkronisasi data penyintas Covid-19 yang meliputi nama dan alamat. 

"Itu agar kita bisa menjangkau data pasien itu dari rumah ke rumah," kata dia. 

Baca juga: Ponpes di Colomadu Jadi Klaster Corona, 8 Santri Positif & 20 Santri Reaktif saat Rapid Test Massal

Selain itu, Farid menyampaikan PMI Cabang Kota Solo juga akan melakukan edukasi terhadap para penyintas Covid-19.

"Kami memberikan wawasan bahwa penyintas Covid-19 bukan sebuah aib. Sekarang waktunya bergotong royong membantu sesama," ucap dia.  

"Itu karena efektifitas plasma kovalesen membantu penyembuhan pasien dengan meningkatkan antibodi," tambahnya.

Masyarakat, khususnya penyintas Covid-19 kini bisa mendonorkan plasma darah konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Solo.

Donor plasma tersebut diyakini bisa membantu penanganan penderita Covid-19 yang masih sakit.

Kepala Unit Donor Darah PMI Cabang Kota Solo, Kunti Dewi Saraswati menjelaskan, pengadaan terapi plasma darah konvalesen ini membutuhkan waktu yang panjang dan melibatkan sejumlah pihak.

PMI melakukan sejumlah kerja sama, diantaranya dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Solo, dan RS Universitas Sebelas Maret (UNS), RSUP dr Suraji Tirtonegoro Klaten dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (BALITBANGKES) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

Lebih lanjut, PMI Cabang Kota Solo sampai saat ini pihaknya sudah melakukan plasma konvalesen untuk membantu penyembuhan pasien COVID-19 sebanyak sembilan kali. 

"Tujuh kali dengan RS Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi solo," jelas Kunti.

"Juga dua kali dengan RSUP dr Suraji Tirtonegoro Klaten dan tahap diskusi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (BALITBANGKES) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia," tambahnya. 

Kunti memaparkan donor plasma konvalesen memiliki teknik yang berbeda dibanding donor darah pada umumnya. Jika donor biasa diambil satu kantong darah lengkap sebanyak 350/450 ml.

Baca juga: PMI Solo Siap Jalankan Terapi Plasma Darah Guna Mempercepat Kesembuhan Pasien Covid-19

Baca juga: RSUD Moewardi Solo Kembangkan Metode Plasma Darah untuk Penyembuhan Covid-19

Baca juga: 3 Bulan Dirawat Belum Terbebas Covid, Dinkes Sukoharjo Usulkan Terapi Plasma Darah Pada Pasien Ini

Sementara plasmapheresis atau plasma konvalesen hanya diambil salah satu komponennya saja. 

"Yang diambil hanya plasmanya saja, jelasnya,"  papar dia. 

"Plasmapheresis kami lakukan pengambilan sebanyak 500 ml dengan pembagian 400 ml dibagi lagi menjadi 2 kantong diberikan kepada pasien dan 100 ml untuk arsip," ucapnya. 

Kunti mengatakan PMI cabang Kota Solo siap melayani donor plasma darah konvalesen selama 24 jam.

"Kami siap selama 24 jam melakukan jika sewaktu-waktu dibutuhkan pasien termasuk juga pedonomya," jelasnya. 

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PMI Kota Surakarta Sumartono Hadinoto menyampaikan, sebagai bentuk komitmen ketersediaan darah, apapun golongan, rhesus, jenis dan jumlahnya, PMI siap menyediakan

"Saat ini kami telah siap dalam penyediaan plasma dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit tempat pasien dirawat," kata dia. 

"Untuk itu, melalui media sosial dan sosialisasi kepada masyarakat PMI Solo mengajak kepada seluruh masyarakat penyintas/mantan pasien yang telah sembuh untuk turut membantu proses penyembuhan pasien COVID19 melalui donor plasma", tambahnya.

Sumartono menuturkan untuk informasi lebih lanjut soal donor plasma darah konvalesen bisa mengakses ke situs www.pmi surakarta.or.id, media sosial @pmisurakarta dan aplikasi AYO DONOR. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved