Kondisi Terkini Wuhan, Kota yang Umumkan Kasus Covid-19 Pertama Kali: Sudah Normal
Jadi kota pertama yang umumkan kasus Covid-19 setahun lalu, kini kondisi Wuhan sangat berbeda.
TRIBUNSOLO.COM - Kondisi terbaru Wuhan menjadi sorotan setelah setahun lalu mengumumkan kasus Covid-19 pertama kali di dunia.
Hal ini membuat perekonomian dunia menjadi macet hampir semalam karena pemerintah menerapkan lockdown.
Namun, situasi itu sudah berbeda karena banyak penduduk sudah melakukan aktivitas normal seperti biasanya.
Sabtu pagi (23/1/2021), berdasarkan laporan Associated Press (AP) beberapa penduduk kota Wuhan, tempat pertama kali virus corona terdeteksi tampak asyik berlari dan berlatih Tai Chi di taman yang diselimuti kabut di sisi Sungai Yangtze.
Sebagian besar kehidupan sudah kembali normal, khususnya di kota berpenduduk 11 juta itu, bahkan ketika seluruh dunia bergulat dengan penyebaran varian virus yang lebih menular.
Lalu lintas memang sepi di Wuhan tapi tidak ada penghalang yang dipasang seperti setahun lalu, untuk mengisolasi lingkungan dan memaksa orang kembali ke rumah dan apartemen mereka.
Baca juga: Jadi Tempat Lahir Virus Corona Setahun Lalu, Begini Kondisi Wuhan Sekarang
Baca juga: Nol Kasus Covid-19 Sejak Mei, Wuhan Rayakan Tahun Baru dengan Meriah
Kota Wuhan telah menyumbang angka kematian akibat Covid-19 sebagian besar dari 4.635 di China.
Meski sebagian besar kota-kota di China telah bebas dari wabah, pertanyaan tentang asal-usul virus masih bergelayut.
Walau begitu, Wuhan telah dipuji karena berkorban dengan menjadi semacam Stalingrad dalam perang China melawan virus.
Kota Wuhan marak disebut dalam buku, dokumenter, acara TV dan pidato berisi madah dari para pejabat termasuk kepala negara dan pemimpin Partai Komunis China, Xi Jinping.
Seorang warga bernama Chen Jiali (24) mengatakan bahwa Wuhan adalah kota heroik, "Kami pikir Wuhan adalah kota heroik. Bagaimanapun, Wuhan menghentikan ekonominya untuk membantu China menangani pandemi. Itu tindakan mulia."
Tetapi, China pada Sabtu masih mengumumkan 107 kasus infeksi. Provinsi utara Heilongjiang menyumbang angka terbesar, 56 kasus.
Beijing dan pusat keuangan di timur Shanghai melaporkan 3 kasus baru di antara pengujian massal, penguncian rumah sakit dan kompleks perumahan yang terafiliasi dengan virus belakangan ini.
Jelang Imlek, Tahun Baru China bulan depan, pihak berwenang mewaspadai potensi lonjakan baru kasus infeksi akibat Covid-19.
Otoritas mengimbau kepada orang-orang untuk tidak bepergian dan menghindari pertemuan sebanyak mungkin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/orang-orang-yang-mengenakan-pakaian-pelindung-dan-masker-tiba-di-stasiun-kereta-api-hankou.jpg)