Breaking News:

Tiga Pejabat di Banyumas Tak Bisa Disuntik Vaksin Karena Tidak Lolos Skrining Kesehatan

iga pejabat di Kabupaten Banyumas tidak bisa menjalani vaksinasi Covid-19 perdana di RSUD Banyumas.

(KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN)
Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono disuntik vaksin Covid-19 di RSUD Banyumas, Jawa Tengah, Senin (25/1/2021). 

TRIBUNSOLO.COM - Tiga pejabat di Kabupaten Banyumas tidak bisa menjalani vaksinasi Covid-19 perdana di RSUD Banyumas, Jawa Tengah, Senin (25/1/2021).

Pasalnya ketiga pejabat tersebut tidak lolos skrining, sehingga tidak dapat disuntik.

Mereka adalah Bupati Achmad Husein, Ketua DPRD dr Budhi Setiawan dan Kapolresta Kombes M Firman Lukmanul Hakim.

Achmad Husein dan Ketua DPRD Banyumas tidak dapat disuntik, karena keduanya berusia di atas 60 tahun.

Baca juga: Reaksi Bupati Karanganyar Juliyatmono Seusai Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac: Tak Merasa Apapun

Sedangkan Kapolresta Banyumas tidak dapat divaksin karena pernah terpapar Covid-19.

"Saya tidak divaksin. Saya sudah bicara ingin memberi contoh ke masyarakat dan mengambil risiko yang pertama, akan tetapi karena umur, di mana syarat vaksin Sinovac umurnya tidak lebih dari 59 tahun, padahal saya 62 tahun jalan, sehingga akhirnya enggak boleh," kata Husein di RSUD Banyumas, Senin.

Namun demikian, Husein digantikan oleh istrinya, Erna Husein untuk disuntik vaksin.

Baca juga: Ada 789 Tenaga Kesehatan di Klaten Tak Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19, Ini Penyebabnya

Kemudian Ketua DPRD digantikan oleh Wakil Ketua DPRD Darisun dan Kapolresta digantikan oleh Wakapolresta AKBP Kristanto.

"Jadi tetap ada 10 Forkompimda yang jadi pioner," ujar Husein.

Sementara itu, Ketua DPRD Banyumas dr Budhi Setiawan bersama Husein disarankan untuk disuntik vaksin merek lain yang diperbolehkan untuk usia di atas 59 tahun.

Baca juga: Bupati Sragen Yuni Kaget, Tensinya Sempat Tinggi Sebelum Divaksin: Kembali Normal Setelah Istirahat

"Sudah dikonsultasikan ternyata yang di atas 59 persen tidak dianjurkan. Dengan kehati-hatian dari tim Covid-19 akhirnya saya dan Pak Bupati disarankan disuntik vaksin yang diperbolehkan untuk usia di atas 59 tahun," kata Budhi.

Budhi sendiri mengaku sebenarnya lebih memilih menggunakan vaksin Sinovac.

"Saya sendiri sebagai dokter vaksin Sinovac ini aman, bahan dari virus yang dimatikan, jauh lebih aman dibanding yang lain. Kalau saya boleh memilih saya pakai Sinovac, tapi karena aturan saya harus patuh," ujar Budhi. (Kompas.com/ Fadlan Mukhtar Zain)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati, Ketua DPRD, dan Kapolresta Tak Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19 di Banyumas".

Editor: Mardon Widiyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved