Update Gunung Merapi
Di Balik Pengungsian Merapi : 3 Bulan Bertahan, Ada Beberapa Warga Balerante Keluhkan Batuk & Pilek
Beberapa pengungsi di tempat evakuasi sementara (TES) Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten sempat mengeluhkan kesehatan.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Beberapa pengungsi di tempat evakuasi sementara (TES) Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten sempat mengeluhkan kesehatan.
Kepala Desa Balerante, Sukono mengatakan batuk dan pilek menjadi beberapa di antaranya.
"Ada keluhan batuk dan pilek," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (27/1/2021).
Keluhan kesehatan tersebut, sambung Sukono, langsung ditindaklanjuti tenaga kesehatan yang bersiaga di TES.
Baca juga: Meski Merapi Erupsi Dahsyat, Masih Ada yang Ogah Mengungsi : Alasan Jaga Harta dan Benda di Rumah
Baca juga: Detik-detik Mencekam Lihat Merapi Letuskan Awan Panas, Warga Balerante Teriak : Keluar Gunung Erupsi
"Langsung diperiksakan ke tenaga kesehatan jadi bisa cepat ditangani," tuturnya.
Sukono mengungkapkan beberapa tenaga kesehatan memang disiagakan di TES Desa Balerante.
Selain itu, ada tenda khusus yang disiapkan untuk penanganan kesehatan pengungsi.
"Ada pendampingan tenaga kesehatan kecamatan maupun bidan desa sampai relawan kesehatan," ungkapnya.
Jaga Harta dan Benda
Sementara itu, ada beberapa warga Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten belum mengungsi, Rabu (27/1/2021).
Meski Gunung Merapi beberapa kali 'batuk' mengeluarkan luncuran awan panas yang cukup besar sehingga mengkhawatirkan.
Kepala Desa Balerante, Sukono mengatakan ada beberapa alasan yang membuat mereka memilih belum menempati tempat evakuasi sementara (TES).
Menjaga harta benda menjadi satu di antaranya.
Baca juga: Detik-detik Mencekam Lihat Merapi Letuskan Awan Panas, Warga Balerante Teriak : Keluar Gunung Erupsi
Baca juga: Gunung Merapi Erupsi, Penerbangan di Adi Sumarmo Solo Tak Terganggu, Abu Vulkanik Tak Sampai Bandara
"Alasan menjaga aset, harta, dan benda yang ada di rumah," katanya kepada TribunSolo.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gurbernur-jawa-tengah-ganjar-pranowo-didampi-bupati-klaten-sri-mulyani-mendatangi.jpg)