Pilu, Bocah di Gunungkidul Hanya Bisa Teriak, Lihat Ayah dan Ibunya Tersetrum Hingga Tewas

Bocah di Gunungkidul menyaksikan langsung Ayah dan Ibunya Tersetrum Hingga Tewas. Bocah malang itu hanya bis amenangis dan berteriak.

Editor: Aji Bramastra
SERAMBI INDONESIA
Ilustrasi tersengat aliran listrik 

TRIBUNSOLO.COM, YOGYAKARTA - Sebuah peristiwa pilu terjadi di Padukuhan Banaran, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Sabtu (30/1/2021).

Seorang bocah di sana, melihat langsung ayah dan ibunya, Sri Andriyani (35) dan Nur Kawan (40), meregang nyawa.

Baca juga: Dikira Tertidur di Atas Meja, Pria Asal Pamekasan Ternyata Sudah Meninggal Tersetrum Listrik

Ayah dan ibu bocah itu tersetrum, saat sedang bekerja melakukan pekerjaan mengelas kanopi.

Bocah malang tersebut pun tak bisa melakukan apa-apa.

Dia hanya bisa berteriak karena kaget melihat kedua orangtuanya, tewas tersetrum.

Warga berdatangan dan berupaya menyelamatkan pasangan suami istri tersebut. Namun sayang keduanya sudah meninggal sebelum dibawa ke rumah sakit.

Kanit Reskrim Polsek Playen Iptu Lasiyo mengatakan, peristiwa terjadi pada Sabtu (30/1/2021) pukul 09.00 WIB.

Saat itu kedua korban sedang mengelas kanopi di belakang rumah.

Mereka memang sehari-hari bekerja mengelas baja ringan.

"Korban tersengat aliran listrik saat mengelas di belakang rumahnya," kata Lasiyo saat dihubungi, Sabtu.

Karena melihat orangtuanya tersetrum, anak korban lalu berteriak minta tolong.

Tetangga pun datang dan segera mematikan meteran listrik.

Tetapi ketika dicek, nyawa kedua korban sudah tidak terselamatkan.

Pasangan Sri dan Nur meninggalkan empat orang anak yang masih kecil.

"Jenazah keduanya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," kata Lasiyo.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved